Showing posts with label Misteri. Show all posts
Showing posts with label Misteri. Show all posts

Misteri Peti Mati yang Dapat Berpindah Tempat!

April 23, 2018 Add Comment

Sebuah fenomena berbau supranatural yang tak terpecahkan pernah terjadi di Pulau Barbados. Tentang peti mati yang senantiasa bergerak di sebuah kuburan keluarga. Apakah yang sebenarnya terjadi? Apakah aktivitas arwah penasaran atau anomali alam?

Kisah misteri yang tercatat dalam sejarah ini terjadi kira-kira dua abad lampau, namun peninggalannya masih dapat terlihat utuh hingga kini. Peristiwanya sempat menggegerkan penduduk Barbados di kepulauan Karibia, Samudera Atlantik. Memancing campur tangan gubernur setempat dan juga penulis novel detektif, Sir Arthur Conan Doyle.

Kejadian berawal dari sebuah distrik Christ Church dekat kota Oistins di ujung selatan Pulau Barbados.


Keluarga Walronds, sebuah keluarga petani/pekebun gula yang makmur, membangun sebuah area makam keluarga. Seorang anggota keluarga tersebut, James Elliot, membangun makam itu dari susunan pahatan batu sedemikian rupa dengan pintu penutup yang terbuat dari marmer pualam terpilih. Makam itu demikian kokoh dan bagus, sehingga lebih mirip miniatur benteng.

Makam itu pernah ditandai dengan tulisan “Yang Mulia James Elliot, Esq., meninggal pada 14 Mei 1724, putra Yang Mulia Richard Elliot, Esq. dan suami dari Elizabeth, putri Yang Mulia Thomas Walronds, Esq.” Namun tidak diketahui persis apakah Elliot memang benar dikubur di sana, sebab tidak ada bekas jasad atau peti matinya. Makambatu di bawah tanah itu ditemukan kosong pada 31 Juli 1807, saat jenazah Mrs. Thomasina Goddard dimakamkan di sana.

Kejadian Aneh


Namun entah mengapa, setahun kemudian (1808), makam batu tersebut diambil alih oleh Keluarga Chase, seorang petani yang memiliki banyak budak. Makam tersebut diklaim sebagai miliki mereka. Salah satu pemiliknya adalah Kolonel Thomas Chase, seorang tuan kebun yang dikenal kejam pada budak-budaknya.

Makam itu digunakan keluarga Chase pertama kali untuk memakamkam Mary Anna Maria Chase, seorang gadis kecil berusia 2 tahun yang meninggal dunia dan dimakamkam pada 22 Februari 1808. Jenazah ditempatkan pada peti mati berbasis timah.

Lalu jenazah Dorcas Chase, putri tertua Thomas, juga ditempatkan dalam peti mati terbuat dari timah dikuburkan dimakam tersebut pada 6 Juli 1812. Isu beredar, Dorcas menderita stress dan mogok makam hingga tewas (bunuh diri), sebagai tindakan protes pada perlakuan ayahnyayang kejam.

Sebulan setelah itu, Kolonel Thomas Chase pun meninggal dunia. Jenazahnya ditempatkan dalam peti mati kayu. Pada 9 Agustus 1812 keluarga Chase segera menyiapkan makam yang sama untuk sang ayah. Namun saat pintu kubur dibuka, mereka terkejut luar biasa. Kedua peti jenazah kedua anak perempuan itu sudah berubah posisi. Tadinya diletakkan secara horisontal, kini menjadi vertikal dengan bagian kepala menghadap ke bawah. Sementara di sekitar area pemakaman tidak terlihat bekas-bekas dibuka paksa atau jejak manusia.

Dengan terheran-heran, kedua peti jenazah kembali dirapikan. Peti jenazah Thomas Chase ditempatkan bersisian dengan peti jenazah kedua putrinya. Lalu pintu batu pualam ditutup kembali.

Empat tahun kemudian, pada 25 September 1816, makam kembali dibuka untuk pemakaman Master Samuel Brewster Ames, seorang anggota keluarga Chase termuda usia 11 bulan. Ternyata susunan ketiga peti jenazah di dalam makambatu itu sudah berubah lagi. Peti jenazah Thomas, yang paling tidak harus diangkat delapan lelaki dewasa, tampak tersandar di dinding dalam makam. Begitu pun peti-peti itu kembali disusun seperti sediakala.

Kejadian demi kejadian di makam keluarga ini mengejutkan semua orang. Pada 17 Juli 1819, jenazah Thomassina Clarke, akan dimakamkan di kuburbatu itu. Sementara isu sudah beredar mengenai keanehan di sana. Kali ini banyak orang yang berkerumun ingin tahun di depan area makam. Ketika pintu makam dibuka, kejadian itu kembali terulang. Peti-peti jenazah di dalam makam sudah berpindah tempat dalam keadaanyang berantakan.

Peristiwa yang terjadi berkali-kali itu menghebohkan distrik Christ Church. Kabar tak sedap tersiar. Bahwa jenazah keluarga Chase tak diterima bumi, atau tentang kutukan yang menimpa keluarga itu, sampai soal arwah-arwah yang murka!

Segel Gubernur

Lord Combermere, Gubernur Barbados, memutuskan untuk menangani langsung persoalan itu. Karena wilayah Barbados termasuk daerah yang sangat taat beragama. Isu soal supranatural adalah persoalan sensitif. Saat makam dibuka (tahun 1819) ia melakukan pemeriksaan dan sangat terkejut ketika melihat lima peti jenazah itu terlihat berantakan susunannya, kecuali peti jenazah Ny. Thomasina Goddard yang mulai melapuk.

Gubernur kemudian memerintahkan sejumlah pekerja untuk menyusun ulang posisi peti-peti jenazah keluarga Chase. Ia mengawasi langsung pekerjaan itu, hingga akhirnya pintu makam ditutup kembali. Untuk menyakinkan seluruh penduduk, ia menempatkan segel di pintu makam.

Namun sejumlah laporan kemudian diterimanya tentang suara-suara gaduh dan misterius dari dalam makam batu tersebut. Pada 18 April 1820, ia ditemani pejabat daerah Walikota J Finch, Nathan Lukas, Robert Boucher Clarke, Rowland Cotton, Thomas Orderson menilik makam yang semakin sarat isu itu.

Ketika diperiksa segel tidak terbuka, sementara susunan peti di dalam kubur terlihat berantakan. Lapisan pasir yang menutup lantai makam tak menyisakan jejak atau bekas apa pun. Setelah menuliskan dalam laporan resmi ia kemudian memutuskan untuk mengosongkan makam tersebut. Hal ini untuk menghilangkan isu soal arwah penasaran dan isu lain yang buruk bagi wilayahnya. Sejak itu makam batu tersebut kosong dan tetap terbuka hingga hari ini.

Upaya Menguak Misteri

Entah mengapa, makam batu (tombstone) keluarga Chase menjadi salah satu fenomena yang menarik bagi dunia. Sejumlah turis yang tertarik aktivitas paranormal kemudian banyak yang mengunjungi lokasi makam tersebut. Berbagai upaya untuk menguak misterinya pun dilakukan.

Sejumlah laporan dan saksi mata menyatakan bahwa makam tersebut sama sekali tidak pernah diganggu. Walau pun ada anggapan kemungkinan kaum budak kulit hitam terlibat dalam upaya balas dendam terhadap keluarga Chase, namun bukti mengacu tidak ada bukti aktivitas manusia dalam kejadian di dalam makam. Bahkan ketika gubernur menyegel pintu, segel sama sekali tidak rusak. Seandainya orang memaksa masuk, tentulah segel akan terbuka.

Penelitian lain juga menjelaskan bahwa tidak ada kemungkinan aktivitas banjir yang memungkinkan perpindahan peti-peti mati itu. Sementara jika pergeseran terjadi akibat gempa, tidak bukti aktivitas gempa di sekitar tempat itu. Karena hal yang berubah hanyalah yang berada didalam makam batu tersebut saja.

Sir Arthur Conan Doyle

Misteri ini juga mengundang seorang pengarang terkenal dengan kisah Detektif Sherlock Holmes dan The Lost World yakni Sir Arthur Conan Doyle. Setelah melakukan kunjugan ke situs makam tersebut ia menduga kejadian perpindahan peti-peti jenazah itu berkaitan dengan kekuatan supernatural. Menurutnya kekuatan gaib itu melakukan tindakan protes karena peti-peti jenazah di makam tersebut dibuatdari basis logam dan timah. Logam akan menahan proses pembusukan yang alami.

Teori ini diajukan oleh Conan Doyle atas pertimbangan bahwa peti jenazah Thomasi Goddard yang seluruhnya terbuat dari kayu sama sekali tak terusik. Hanya peti-peti jenazah keluarga Chase saja yang mengalami perubahan-perubahan posisi.

Ada banyak teori lain yang diajukan, namun semuanya tetap tidak memberikan jawaban yang memuaskan. Selama 180 tahun lebih sejumlah wartawan, peneliti dan penulis tertarik pada misteri di makam batu itu. Puluhan buku membahas persoalan itu… dan makam batu itu menjadi salah satu misteri besar yang belum terpecahkan. Apakah yang sebearnya terjadi di dalam ruang yang gelap, lembab dan pengab itu?

5 Perkumpulan Mengerikan di Dunia

October 28, 2017 Add Comment


Sayakasihtahu.com - Keyakinan agama dan tradisi masyarakat dogmatis seringkali membuat seseorang menjadi kelompok-kelompok ideologis, menyebabkan mereka untuk mengisolasi diri mereka dari masyarakat arus utama dan menjadi keyakinan rahasia yang defensif. 

Mereka percaya diri untuk menjadi bagian dari beberapa misi suci untuk mengubah dunia dan menghabiskan hidup mereka mengikuti ajaran-ajaran pemimpin mereka. Fanatisme ini mampu menciptakan masyarakat yang bergerak secara tertutup namun memiliki akar yang tersebar di seluruh penjuru dunia. 

Kelompok-kelompok ini juga memiliki undang-undang dan kegiatan rahasia. mereka menciptakan doktrin esoteris yang hanya diketahui oleh anggota mereka, dan tersembunyi dari masyarakat biasa. Beberapa perkumpulan rahasia dunia yang akan kita ulas dibawah ini telah lama terbentuk dan sebagian besar masih beroperasi secara diam-diam.

Langsung aja, ini dia 5 perkumpulan rahasia yang sudah terlacak keberadaannya:


The Order of Nine Angles

The Order of Nine Angles (Ona) adalah organisasi satanisme rahasia yang muncul di antara orang-orang dari Inggris Raya pada tahun 1980-an dan 1990-an. Masyarakat ini mengaku menjadi pengikut Setan dan menganggapnya sebagai individual yang sangat berupaya untuk menciptakan keunggulan diri sendiri dan kebijaksanaan.


Saat ini, Ona diatur di sekitar sel-sel rahasia yang dikenal sebagai nexions tradisional. Tulisan-tulisan pada kitab Ona yang aneh dan mengerikan menjelaskan bahwa korban manusia dapat digunakan sebagai cara untuk menghilangkan kelemahan. Lebih jauh, kitab tersebut juga menceritakan bahwa Ona juga bertujuan untuk menaklukkan masyarakat biasa. 

Thule Society

Thule Society Jerman adalah persaudaraan Kematian Masyarakat yang dibangun atas konsep mencapai tata dunia baru, yang dalam istilah sederhana mereka artikan sebagai membunuh manusia untuk mengurangi populasi.

Para anggota masyarakat yang berada di Thule mempraktekkan Sexual Black Magic dan Magic. Pameran Thule Society supranatural rutin diselenggarakan, selama itu mereka berkomunikasi dengan setan-setan yang mati entah orang atau yang hanya muncul sebagai roh yang membimbing mereka.

Adolf Hitler juga bergabung dengan masyarakat ini pada tahun 1919 di bawah kepemimpinan Dietrich Eckhart. Eckhart melibatkan Hitler untuk ritual sihir setan yang pada akhirnya membuat Hitler impoten secara seksual yang dianggap sebagai penyebab mengapa Hitler menjadi pembunuh yang begitu sadis.


Freemasonry

Freemasonry adalah sebuah organisasi persaudaraan yang asal-usulnya tidak jelas antara akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17. Freemasonry kini ada dalam beragam bentuk di seluruh dunia dengan jumlah anggota diperkirakan sekitar 6 juta orang, termasuk 150ribu orang di bawah yurisdiksi Loji Besar Skotlandia dan Loji Besar Irlandia, lebih dari seperempat juta orang di bawah yurisdiksi Loji Besar Bersatu Inggris dan kurang dari dua juta orang di Amerika Serikat.



Freemasonry merupakan organisasi yang tertutup dan ketat dalam penerimaan anggota barunya. Organisasi ini bukan merupakan organisasi agama dan tidak berdasarkan pada teologi apapun. Tujuan utamanya adalah membangun persaudaraan dan pengertian bersama akan kebebasan berpikir dengan standar moral yang tinggi. Freemasonry sendiri adalah simbolisasi dari pengertian pekerja keras yang mempunyai kebebasan berpikir. Kata mason berasal dari bahasa Perancis, maçon, yang artinya "tukang batu". Sekalipun organisasi ini merupakan organisasi hanya bagi kaum laki-laki namun kini sudah banyak pula kelompok Freemasonry wanita.

Skull and Bones

The Order of Skull and Bones, sebuah komunitas dari Universitas Yale, awalnya dikenal sebagai Persaudaraan Kematian dan didirikan pada tahun 1832 oleh para mahasiswa universitas ini. Komunitas ini dikelilingi oleh teori-teori konspirasi; yang paling populer diantaranya adalah teori bahwa pendiri CIA adalah anggota dari kelompok ini. 



Tetapi kebenaran lain yang lebih mengejutkan adalah bahwa seperti perkumpulan lainnya, komunitas ini pun menyembunyikan rahasia gelap praktik kejahatan juga. Kegiatan seksual mereka masukkan ke dalam praktek-praktek mereka. Para anggota berbaring telanjang dalam peti mati untuk mengetahui rahasia seksual paling dalam dan paling gelap, sebagai bagian dari inisiasi mereka. 

Seperti Ona tujuan utama mereka adalah New World Order. Ron Rosenbaum dalam tulisan-tulisannya juga menunjukkan bahwa Bones dan Bavarian Illuminists berhubungan erat satu sama lain. 

Assassins

Assassin dianggap sebagai yang paling menakutkan dari semua masyarakat rahasia yang pernah ada. Mereka melakukan pembunuhan kejam terhadap orang-orang ternama sehingga kelompok ini juga ditakuti oleh para raja-raja, pangeran, para syekh, dan sultan. Sebagian besar anggota pada awalnya adalah kelompok rahasia pengikut Nizari cabang Iliyya Isma sekte Muslim Syiah dan berlokasi terutama di Suriah dan Persia. 

Masyarakat dipimpin oleh Hasan bin Sabbah (1034-1124) menciptakan suatu kelompok yang terdiri dari penggemar yang dikenal dengan sebutan Fedayeen, yang melakukan apa pun yang ia peerintahkan dengan ketaatan buta. Mereka tampil sebagai petani sederhana selama siang hari, tetapi menjadi ganas dan sangat mampu pejuang di dalam kegelapan malam, menyerang korban-korban mereka dalam kegelapan.

sumber : haxims

Misteri-misteri Dunia yang Belum Terpecahkan Hingga Saat Ini

October 27, 2017 Add Comment
Dunia kita ini merupakan sebuah alam fana yang penuh akan misteri-misteri yang belum terungkap. Keterbatasan manusia menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan misteri-misteri tersebut tetap menjadi misteri hingga saat ini.

Sebenarnya, ketidaktahuan tersebut ada asyiknya juga lho. Bayangkan jika dunia ini berisi segala sesuatu yang dapat dijelaskan dengan mudah oleh akal pikiran manusia, pasti akan membosankan sekali bukan?
 
Nah, kira-kira apa saja sih misteri-misteri yang belum terpecahkan yang menarik untuk kita bahas? Langsung aja deh.. Mau tau? Nih sayakasihtahu.

Misteri Jalan di Bawah Laut, Bimini Road

Di kepulauan Bahama, tepatnya dibawah laut utara Pulau Bimini, para diver (penyelam) menemukan sebuah jalan setapak yang cukup indah. Banyak orang berpendapat jalan setapak itu dibuat oleh alam. Namun penataan batu jalan yang begitu ‘rapi’ itu tentu saja menimbulkan pertanyaan lanjutan. Beberapa ahli menduga jalan itu adalah bagian dari Kota Atlantis (seperti yang ditulis oleh Plato beberapa abad silam). Tapi hingga hari ini belum ada bukti tambahan mengenai keberadaan 'kota yang hilang' itu. Apakah jalan itu dibuat alam atau manusia? Siapa pembuatnya? 

Bola Cahaya Marfa

Disebut juga ‘Bola Cahaya Hantu’. Pertama kali terlihat pada tahun 1880 di sebelah barat kota Marfa, Texas. Cahaya itu dideskripsikan sebesar bola basket, melayang dengan ketinggian pundak manusia. Biasanya berwarna putih, kuning, orange, merah, dan kadang-kadang biru atau hijau. Bola-bola itu biasa terbang mengelilingi daerah tertentu, kemudian menghilang dengan sendirinya. Hingga hari ini, cahaya itu masih sering tampak. Tidak ada penjelasan, apa sebenarnya cahaya-cahaya itu.

Mothman

Mothman adalah salah satu urban legend yang cukup terkenal di daerah Virginia. Mothman digambarkan adalah mahluk bersayap dan setinggi manusia, bermata merah, kadang muncul tanpa kepala dan mata merahnya ada di dada. Pertama kali ditemukan di daerah perkuburan di Virginia tahun 1926. Hingga hari ini, polisi masih menerima laporan mengenai kemunculan Mothman. Siapa dia? Tidak seorang pun yang tahu. Secara umum, tidak pernah ada laporan ada orang yang diserang Mothman.


Jack the Ripper

Terkenal sebagai pembunuh misterius di tahun 1888, identitas Jack The Ripper hingga hari ini tidak pernah terungkap. Korbannya adalah wanita tuna susila yang dibunuh dengan cara mutilasi yang cukup sempurna,sehingga membuat para polisi berpikir bahwa Jack adalah seorang dokter bedah. .

Walau sudah banyak buku, film, dan teori yang dipublikasikan, identitas Jack The Ripper tetap misterius dan belum ada satu pun bukti yang bisa menjelaskan jati diri sebenarnya.
 

Zodiac Killer

Salah satu pembunuh paling cerdas yang tidak pernah tertangkap hingga hari ini adalah Zodiac Killer. Tahun 1960, Zodiac Killer melakukan usaha pembunuhan terhadap 7 orang di California Utara. Lima korbannya meninggal, dan dua terluka parah. Awalnya, polisi kesulitan mencari jati diri pembunuh. Sebulan setelah pembunuhan pertama, sang pembunuh mengirimkan surat kepada polisi dan mengklaim dirinya bernama Zodiac Killer, serta menantang polisi untuk menangkapnya.
Setelah aksi pembunuhan ke-7, Zodiac Killer tiba-tiba lenyap. Apakah dia telah terbunuh? Dan siapa dia sebenarnya? Tidak ada orang yang bisa menjelaskan.

Ogopogo

Jika mahluk Danau Loch Ness bernama Nessy sudah terbukti adalah palsu, maka lain halnya dengan Ogopogo. Mahluk yang mirip dengan Nessy (berleher panjang, bertubuh besar, dan berkepala seperti kadal) ini adalah mahluk misterius yang muncul di Sungai Okanagan, Canada. Banyak saksi yang berhasil merekam foto mahluk ini. Namun tidak seorang pun yang berhasil menangkapnya. Mahluk yang juga dikenal dengan nama Naitaka ini kini menjadi maskot Taman Kelowna, Canada. Apakah Ogopogo benar-benar ada? Benarkah dia adalah reptil purbakala yang masih hidup? Tidak ada bukti kuat yang bisa menjelaskan keberadaannya hingga hari ini.

Shag Harbour Incident

Adalah sebuah insiden ledakan misterius yang terjadi di Pelabuhan Shag, Nova Scotia, tanggal 4 Oktober 1967. Sebuah benda menghantam Pelabuhan Shag pukul 11.20 malam, menimbulkan ledakan hebat. Tidak ada korban jiwa. Para saksi melihat benda itu seperti “piring terbang”. Tidak lama kemudian, tempat itu segera ditutup. Pihak militer Canada segera berdatangan. Dalam waktu sekejap, tempat itu dibersihkan dan puing2 segera diangkut. Insiden itu terkesan sangat ditutup-tutupi. Apa sebenarnya yang terjadi? Benarkah piring terbang yang jatuh? Pemerintah Canada tidak pernah mengeluarkan statement apapun mengenai hal ini. Dan hingga hari ini, misteri ini tidak pernah diungkapkan.

sumber: didunia.net

Misteri Epidemi Tidur di Kazakhstan yang Menyerang Ratusan Penduduknya

February 17, 2016 Add Comment
Sebuah epidemi tidur misterius membuat warga desa tertidur selama berhari-hari pada suatu waktu. Dokter, bagaimanapun, tidak mampu mengidentifikasi penyebab kondisi yang telah mempengaruhi warga di desa terpencil Kalachi, di Kazakhstan utara, selama hampir empat tahun.


Warga setempat mengatakan gangguan tidur yang aneh kini makin parah, dengan hampir 14 persen dari 600 warga telah terpengaruh.

Selama musim panas, 60 orang dibawa ke rumah sakit menderita kondisi yang membuat orang merasa pusing, tidak mampu berdiri, lelah dan masalah memori. Beberapa juga telah melaporkan menderita halusinasi akut.

Dokter telah mengesampingkan virus dan infeksi bakteri seperti meningitis, sebagai penyebabnya. Para ilmuwan juga tidak dapat menemukan bahan kimia dalam tanah atau air yang mungkin menyebabkan penyakit tidur tersebut.

Banyak penduduk setempat percaya penyebabnya mungkin datang dari dekat bekas tambang uranium era-Soviet yang sekarang ditinggalkan.

Namun, penambang yang bekerja ke bawah tambang juga tidak terpengaruh, sementara tes yang dilakukan telah menunjukkan bahwa tingkat radiasi di desa dan kota tetangganya, Krasnogorsk, kota yang pernah makmur tapi sekarang menjadi kota hantu yang sama-sama berada di sekitar tambang yang telah ditinggalkan, adalah sama dengan tingkat radiasi latar belakang.

Tingkat radiasi di tambang 16 kali lebih tinggi dari tingkat latar belakang normal

Namun kru film dari Russia Today, yang membuat film dokumenter tentang wabah terbaru pada bulan September tahun ini, dilaporkan mendeteksi dosis radiasi 16 kali lebih tinggi dari yang diharapkan dari radiasi latar belakang, dekat dengan pintu masuk dari tambang.

Beberapa penduduk setempat mengklaim angin dan asap yang berasal dari tambang mungkin yang bertanggung jawab atas penyakit tidur tersebut. Yang lainnya mengklaim limbah beracun telah dikubur di daerah tersebut.

Alsu Shjeladeva, warga setempat, mengatakan beberapa orang dari daerah pernah memasuki tambang tujuh dan mendeteksi bau manis di sana.

Dia mengatakan kepada Russia Today : "Kami takut apa yang ada di sana. Kami takut bahwa kami semua mungkin akan tertidur."

Igor Samusenko, warga lokal lain yang anaknya menderita kondisi tersebut, mengatakan: "Dia berjalan di sekitar dan kemudian ia pun jatuh tertidur. Tiap saya mencoba untuk membangunkannya tampak adanya keinginan untuk membuka mata, tapi dia tidak bisa. Sleepy valley atau Sleepy Hollow, demikianlah orang-orang menyebut desa kami "


Krasnogorsk telah menjadi kota hantu sejak penutupan tambang uranium. Daerah ini pernah menjadi daerah yang kaya dengan penghuni 6.500 penduduk. tapi sekarang hanya dihuni oleh 130 orang, sementara 600 orang tinggal di desa Kalachi

Di era Soviet, Krasnogorsk adalah kota pertambangan uranium rahasia dan 'tertutup' 
yang dijalankan langsung dari Moskow



Lyubov Belkova mengklaim sebagai penduduk pertama yang telah jatuh tertidur pada bulan April 2010 dan sejak itu telah berulang tujuh kali. Dia awalnya didiagnosis dengan stroke iskemik tetapi kemudian tetangganya mulai menderita gejala yang sama.

Segera puluhan warga lainnya di Kalachi mulai merasa pusing dan menderita gejala yang sama.

Penyakit ini mengenai orang dewasa dan anak-anak. Delapan anak jatuh tertidur saat mereka di sekolah.

Dokter kebingungan dan mendiagnosis penderita dengan ensefalopati, gangguan otak dengan sebab yang tak diketahui. Scan menunjukkan bahwa penderita memiliki cairan yang berlebihan pada otak mereka - yang dikenal sebagai oedema.

Kair Abdurakhmanov, seorang dokter senior di Rumah Sakit Anak Daerah, mengatakan: "Semua anak-anak memiliki CT scan. Ada oedema otak difus, tetapi tidak ada kerusakan dalam hal gejala neurologis. Tidak ada tanda-tanda meningitis."

Para ahli khawatir bahwa oedema otak difus yang berkepanjangan dapat memiliki konsekuensi jangka panjang pada perkembangan saraf otak anak-anak. Tapi mereka masih tetap tidak lberhasil mengetahui apa yang mungkin menyebabkan gejala-gejala tersebut.

Beberapa ahli berpendapat bahwa itu seperti narkolepsi atau bahkan sindrom kelelahan kronis, namun Profesor Jim Horne, ahli tidur di Loughborough University Sleep Research Centre, berpikir semua itu tidak mungkin.

Dia mengatakan: "Hal ini tidak mungkin narkolepsi karena gejala ini mempengaruhi orang-orang untuk waktu yang sangat singkat, tidak berhari-hari. Ini tidak tampak seperti gangguan tidur bagi saya - lebih mungkin bentuk ringan dari ensefalitis."

Russia Today mengatakan bahwa tidak ada kru film yang terkena masalah tidur ini selama mereka membuat film dokumenter di daerah tersebut.


Misteri Hantu Abraham Lincoln yang Gentayangan di Gedung Putih

December 25, 2015 1 Comment

Melewati beberapa generasi, para pengunjung dan pegawai Gedung Putih mengaku telah melihat hantu Abraham Lincoln. Bahkan, ada satu laman Wikipedia yang berkutat soal penampakan Abraham Lincoln.

Baru-baru ini seorang peneliti paranormal yakin ia memiliki bukti fotografis keberadaan arwah Abraham Lincoln di Gedung Putih.

Joshua P. Warren mengatakan bahwa suatu foto tahun 1950 di ruang bawah tanah Gedung Putih menunjukkan keberadaan sosok seperti hantu yang dipercaya sebagai presiden ke-16 Amerika Serikat itu.

“Tempat pengambilan fotonya tepat di bawah kamar tidur Lincoln. Dan karena ia adalah hantu yang paling sering dilaporkan, saya kira itu bisa saja Lincoln.”

Seperti yang dikutip dari liputan6.com, Foto yang dimaksud diambil oleh Abbie Rowe, seorang juru foto langganan Gedung Putih. Dalam foto itu ada seorang di atas bulldozer di latar depan dan sekelompok orang di sisi kiri latar belakang. Namun di tengah latar belakang ada sosok pria yang sepertinya tembus pandang.


Dalam foto itu, ada seorang di atas bulldozer di latar depan dan sekelompok orang di sisi kiri latar belakang. Tapi di tengah latar belakang ada sosok pria yang sepertinya tembus pandang.

Warren mengatakan bahwa gambar aneh itu tidak dianggap hingga 2008 ketika foto itu muncul dalam buku biografi pemenang Pulitzer, Truman, garapan David McCullough pada 1992.

Salah seorang pembaca, Bob Martin, menulis surat kepada penggarap biografi itu, tapi tidak mendapatkan tanggapan.

Warren boleh saja percaya bahwa itu hantu Lincoln, tapi ada juga pendapat yang lain. Dalam dokumenter kecil tentang foto itu, sejumlah pihak menyebutkan long exposure atau double exposure sebagai penyebab tampilan seperti hantu dalam foto tersebut.

Namun Warren tidak sepakat, katanya, “Ada seorang pria di depan di foto itu berjalan di atas tumpukan puing. Dapat dilihat dari posisinya bahwa hanya ada 1 atau 2 detik antara pembukaan dan penutupan rana kamera.”


Bryan Bonner dari Rocky Mountain Paranormal Research Society menduga Warren salah. Katanya melalui surat elektronik, “Foto ini adalah contoh klasik foto arsitektur 1950-an. Artinya, tidak peduli dengan orang di dalam gambarnya, lebih kepada bangunannya. Dengan pengalaman fotografi selama 30 tahun, saya tidak ragu bahwa ini adalah sekadar gambar buram seseorang.”

Selanjutnya, Warren menengarai sosok hantu itu sedikit lebih tinggi daripada orang kebanyakan, berdasarkan tempat kepala orang-orang di kirinya.

Katanya dalam situs web, “Jika kita menganggap tiga orang itu memiliki tinggi rata-rata, artinya sosok tersebut lebih tinggi daripada rata-rata (walaupun kita tidak mengetahui ketinggian tanah di tempat konstruksi itu). Lincoln kira-kira setinggi 193 sentimeter dan ini konsisten dengan kemungkinan yang ada pada penampakan Lincoln itu.”

Ben Radford, wakil editor di Skeptical Inquirer, mengatakan bahwa penampakan hantu itu banyak terjadi pada foto dengan teknik long exposure, termasuk foto-foto Perang Sipil AS.

Katanya melalui surel kepada Huffington Post, “Tidak ada yang aneh tentang gambar itu. Saya malah akan heran kalau penelitian cermat pada foto-foto Rowe yang lain sekitar masa itu dengan perangkat yang sama malah tidak menunjukkan apa-apa.”

Lanjutnya, “Lucu, belum pernah ada orang yang menduga itu sebagai hantu presiden yang kurang terkenal seperti Fillmore atau Polk.”

Warren percaya ia bisa membuktikan kasus ini dengan lebih baik jika memiliki akses ke negatif aslinya atau adanya izin untuk berburu hantu di Gedung Putih. Sayangnya, izin untuk kedua hal itu ditolak.

Warren mengatakan bahwa gambar “hantu Lincoln” merupakan salah satu dari sekian banyak foro yang diambil pada masa pemerintahan Truman dan dinyatakan bukan rahasia pada 1978 oleh Jimmy Carter.

“Truman adalah seorang presiden ketika kecelakaan Roswell terjadi, bersamaan dengan pembentukan CIA dan NSA. Jadi mungkin saja masih ada sejumlah foto yang dapat mengejutkan kita.”

Sementara itu Radford malah lebih tercengang lagi ada orang yang menganggap “foto hantu paling terpercaya dan menajubkan” menurut Warren ini sebagai bukti serius tentang hal supernatural.

Katanya, “Kalau ini bukti fotografis terbaik tentang hantu—jika seorang pakar hantu tidak mengetahui bedanya long exposure dan hantu—maka bukti tentang hantu ini jauh lebih parah daripada yang saya bayangkan.”



Sumber:

Mengungkap Asal-Usul Yeti Secara Ilmiah

December 19, 2015 Add Comment

Anda kemungkinan dapat membayangkan Yeti, bahkan jika anda belum pernah mengunjungi Himalaya. Mulai dari Scooby Doo sampai Doctor Who, Tintin dan Monsters, Inc., “Abominable Snowman” seringkali muncul di film, video games dan televisi selama puluhan tahun.

Dalam kebudayaan populer, Yeti berbentuk manusia kera berbulu dan berukuran besar, dengan kaki yang sama besarnya dan gigi setajam pedang. Bulunya berwarna abu-abu atau putih. Yeti seringkali digambarkan menjelajah pegunungan salju sendirian.

Apakah ada sesuatu di balik tokoh dongeng ini, lebih dari mitos dan imajinasi?

Dalam beberapa tahun terakhir genetika modern digunakan dalam meneliti Yeti Himalaya. Sebagai hasilnya, sekarang kemungkinan kita dapat memecahkan misterinya.

Seperti yang dikutip dari nationalgeographic.co.id, Yeti adalah salah satu “manusia-kera”. Di tempat lain di dunia, orang membicarakan dongeng Bigfoot atau Sasquatch. Bentuk Yeti asalnya dari cerita rakyat. Karakternya adalah bagian kuno yang penting dari legenda dan sejarah Sherpa, masyarakat yang tinggal pada ketinggian rata-rata 12.000 kaki di Nepal timur.

Shiva Dhakal mengumpulkan 12 cerita tradisional dalam bukunya Folk Tales of Sherpa and Yeti, yang di dalam ceritanya, binatang ini selalu merupakan makhluk berbahaya.


Sebagai contohnya, “The Annihilation of the Yeti” adalah tentang Sherpa yang membalas dendam terhadap sekelompok Yeti yang suka menyerang.

Mereka minum alkohol dan berkelahi di depan Yeti agar mereka menirunya dan saling menyerang.

Yang terjadi justru sebaliknya, Yeti yang selamat menyatakan akan balas dendam dan pindah ke puncak gunung serta melanjutkan hidupnya.

Cerita ini memenuhi salah satu tujuan utama cerita rakyat: memberikan pelajaran moral. Terutama memperingatkan masyarakat Sherpa tentang binatang liar yang berbahaya.

“Mungkin, cerita rakyat Yeti digunakan untuk memperingatkan atau kemungkinan terkait moralitas, agar anak-anak tidak pergi jauh dan mereka tetap aman di dalam masyarakatnya,” kata Dhakal.

Tetapi ketika pendaki gunung Barat mulai mengunjungi Himalaya, mitos ini berubah menjadi sesuatu yang lebih besar dan sensasional.

Pada tahun 1921, penjelajah dan politikus Charles Howard-Bury memimpin ekspedisi Inggris ke Puncak Everest.

Dia melihat jejak kaki besar dan diberitahu hal itu berasal dari “metoh-kangmi” atau “manusia salju beruang jantan”.

Ketika ekspedisi kembali, seorang wartawan mewawancara beberapa anggotanya.

Sayangnya, Henry Newman bukanlah wartawan yang baik saat melaporkannya. Dia menerjemahkan “metoh” menjadi “kotor”, dan kemudian memutuskan “mengerikan” kata yang lebih baik.

Saat itulah sebuah legenda lahir. Kesaksian penduduk setempat terus menerus diterjemahkan pengunjung Barat dan cerita manusia salju mirip kera berkembang.

Pada tahun 1950an, perhatian begitu tinggi. Sejumlah pendaki melakukan ekspedisi untuk mencari mahluk itu. Bahkan bintang film Hollywood, James Stewart, juga terpengaruh, dengan menyimpan ‘jari Yeti’. Di tahun 2011, tes DNA membuktikan benda itu adalah jari manusia.

Sejak saat itu, terdapat jejak kaki di salju, film amatir, foto kabur dan kesaksian pendaki gunung. Tengkorak yang diduga Yeti ditemukan, disamping bagian tulang dan rambut. Tetapi setelah diperiksa, benda-benda ini milik binatang liar lainnya seperti beruang, antelop dan kera.

Meskipun tidak terdapat bukti nyata, orang masih mencari Yeti di Himalaya. Yeti adalah contoh cryptozoology: pencarian mahluk yang tidak bisa disebut ada karena kurang bukti.

Pendaki gunung Reinhold Messner kemungkinan adalah pemburu Yeti yang paling terkenal. Dia menyatakan telah melihat satu Yeti di Himalaya pada tahun 1980an dan mengunjungi tempat itu berkali-kali untuk mengungkap misteri.

Teori Messner untuk menjelaskan semua kesaksian adalah sederhana: Yeti adalah seekor beruang.

Messner mengatakan legenda Yeti adalah campuran spesies beruang sebenarnya dan dongeng Sherpa tentang bahaya binatang liar. “Semua jejak kaki Yeti adalah dari beruang yang sama,” kata Messner. “Yeti adalah tokoh yang menakjubkan. Yeti adalah nyata.”

Dia menolak pemikiran Yeti adalah manusia-kera, seperti yang dikatakan Howard-Bury dan Newman. “Orang tidak menyukai realita, mereka menyenangi cerita-cerita gila,” katanya. “Mereka suka jika Yeti mirip Neanderthal, Yeti campuran manusia dan kera.”

Di tahun 2014, pandangan Messner mendapatkan dukungan yang tidak terduga: genetika.

Bryan Sykes, yang sebelumnya adalah profesor genetika Universitas Oxford di Inggris, memutuskan untuk melakukan sejumlah tes terhadap ‘Yeti’.

Bersama timnya, dia menganalisa contoh rambut dari primata yang diduga Yeti, sebagian berasal dari Messner.

Mereka kemudian membandingkan DNA Yeti dengan genom binatang lainnya. Tim menemukan dua sampel Himalaya – satu dari Ladakh, India dan yang lainnya dari Bhutan – secara genetis sangat mirip dengan beruang salju yang hidup 40.000 tahun lalu.

Hal ini mengisyaratkan Himalaya adalah tempat tinggal beruang yang belum diketahui, hibrida dari beruang salju kuno dan beruang coklat.

“Jika beruang ini tersebar luas di Himalaya, mereka kemungkinan menjadi dasar biologis legenda Yeti,” tulis tim tersebut.

Meskipun demikian pernyataan ini kemudian dipertanyakan.

“Beruang salju di Himalaya sepertinya memang suatu hal yang sangat menarik,” kata Ross Barnett dari Universitas Copenhagen Denmark.

Bekerja sama dengan Ceiridwen Edwards, saat itu dari Universitas Oxford, mereka memutuskan untuk melakukan tes ulang.

Sykes dan rekannya menempatkan semua data DNA pada pusat data umum GenBank. “Sangat mudah mengunduhnya,” kata Barnett.


Mereka menemukan kesalahan besar. “Tidak terdapat kepastian kecocokan terhadap beruang salju Pleistocene seperti yang mereka katakan,” kata Barnett.

“Kecocokannya pada beruang salju modern, dan kecocokan nyatanya hanya sekilas.”

Hal ini mengisyaratkan kesimpulan yang tidak terlalu menarik. Tidak terdapat populasi rahasia beruang salju tinggal di Himalaya.

Barnett dan Edwards menyimpulkan terjadinya kerusakan pada DNA dari rambut.

Ini memang dapat saja terjadi. Rambut adalah sumber baik DNA kuno, karena keratin memang mengesampingkan air yang merusak dari DNA, tetapi rambut dapat berkurang mutunya.

“Saya pikir saya kecewa,” kata Barnett. “Temuan tidak terduga adalah hal yang orang sukai. Kenyataan bahwa kami mematahkannya memang menyedihkan, tetapi pada akhirnya yang penting adalah mendapatkan kebenaran.”

Kajian ini diulang lagi oleh Eliécer Gutiérrez dari Smithsonian Institution, Washington, D.C. dan Ronald Pineof dari Universitas Kansas di Lawrence.

Setelah membandingkan sekuen DNA, mereka menemukan “tidak ada alasan untuk meyakini” sampel dua ‘Yeti’ bukan dari beruang coklat.

Sykes dan timnya mengeluarkan pernyataan mengakui kesalahan mereka.

Meskipun demikian mereka juga menekankan “kesimpulan bahwa sampel ‘Yeti’ Himalaya ini jelas bukan dari primata yang tidak dikenal, tetap tidak terpengaruh.” Dengan kata lain sampel tersebut tidak seperti manusia-kera.

Tetapi pemikiran mahluk mirip kera di pegunungan sekarang lebih dapat dipercaya dibandingkan beberapa puluh tahun lalu. Sekarang kita mengetahui populasi hominid tidak bisa tersembunyi untuk waktu yang lama.

Contohnya Denisovans, spesies manusia punah yang diketahui keberadaannya dari sejumlah kerangkanya di sebuah gua di Siberia.

Hal tersebut baru ditemukan pada tahun 2008. Analisa genetika mengisyaratkan mahluk ini bertahan hidup selama ratusan ribu tahun, baru menjadi punah sekitar 40.000 tahun lalu.

Spesies yang sudah punah lainnya yang bisa bertahan sampai belum lama ini adalah ‘hobbits’ Homo floresiensis yang kemungkinan bertahan hidup di Indonesia sampai 12.000 tahun lalu.

Hal ini mengisyaratkan kemungkinan terdapat populasi lain yang perlu dikaji.

Lewat tulisan di jurnal Nature pada tahun 2004, tidak lama setelah hobbit ditemukan, Henry Gee menyatakan, “Temuan bahwa Homo floresiensis yang masih bertahan hidup sampai baru-baru ini, secara geologis, menimbulkan kemungkinan cerita mahluk mirip manusia seperti Yeti kemungkinan ada benarnya.”

Jelas pemikiran ini ada dasarnya. Tetapi masalahnya, tetap tidak terdapat bukti yang kuat, dan jika populasi manusia-kera yang tidak dikenal memang ada, terdapat beberapa hal yang seharusnya kita ketahui.

Jika dapat berada di habitatnya, primata dan binatang besar lainnya mudah ditemukan, bahkan meskipun ini adalah jenis yang jarang ditemui.

“Jika ada yang melihat spesies primata yang benar-benar jarang, seperti bonobo dan orang-utan, buktinya ada dimana-mana dan sulit untuk terlewatkan,” kata Barnett.

“Ada tempat-tempat di Himalaya dimana populasi kera besar secara teoritis dapat bertahan hidup,” kata Vladimir Dinets dari Universitas Tennessee, Knoxville, yang bekerja di Himalaya.

“Tetapi di semua tempat ini terdapat manusia yang hidup disana, dan semua spesies mamalia yang lebih besar dari tikus secara teratur diburu dengan berbagai cara,”katanya.

Binatang harus menjelajah pada wilayah yang luas untuk mendapatkan cukup makanan, yang berarti sulit bagi mereka untuk tetap tersembunyi.

Iklim juga menjadi masalah. Primata akan kesulitan hidup di cuaca Himalaya yang keras.

“Bahkan jika mereka sekuat macaque Jepang, primata yang paling tahan dingin, mereka tetap harus turun ke hutan suptropik saat musim dingin,” kata Dinets.

“Hutan-hutan ini ada dalam bentuk kecil,” kata Dinets. “Sebagian besar telah dijadikan pertanian sejak lama.”

Dan Yeti tetap saja muncul.

Pada tahun 2011, ekspedisi dan konferensi yang dipimpin Rusia menyatakan telah menemukan “bukti yang tidak bisa dipertanyakan” tentang keberadaan Yeti, termasuk ditemukannya sebuah tempat tidur.

Meskipun demikian, Dinets yang lahir di Rusia mengatakan itu hanya usaha untuk mencari perhatian tanpa bukti kuat.

“Selama sekitar 20 tahun, kunjungan musim panas ke pegunungan untuk mencari Yeti menjadi populer,” kata Dinets.

“Satu-satunya hasil temuan adalah bahwa setiap desa di pegunungan Tajikistan dan Kyrgyzstan memiliki ‘saksi Yeti’ yang telah ditunjuk.

Tugas mereka adalah memberi tahu para pengunjung tentang dongeng itu, membawa mereka ke lembah terpencil di mana ‘Yeti’ terlihat, dan kemudian meminta wisatawan membayar jasa dalam jumlah besar.”

Kesimpulannya, tidak terdapat bukti kuat tentang keberadaan primata yang tidak dikenal di Himalaya, dan banyak alasan untuk memperkirakan mahluk ini tidak ada.

Sepertinya bukti beruang salju di Himalaya tidak bisa dibuktikan. Beruang mungkin saja ada dalam legenda, tetapi kemungkinan dalam bentuk beruang coklat, yang memang banyak ditemukan di Asia.

Barnett meyakini penjelasan paling masuk akal tentang legenda Yeti adalah terjadinya salah interpretasi binatang seperti beruang coklat, bercampur dengan kecenderungan manusia menceritakan dongeng tentang binatang yang tidak dikenal.

Tetapi ini bukan berarti pencarian berakhir. “Kenyataan bahwa tidak pernah ada bukti apapun tidak menghentikan usaha pencarian,” kata Barnett.

Selama kita menikmati legenda dan dongeng, kita tidak akan melupakan Yeti.








Sumber:

12 Tengkorak Ditemukan, Misteri Black Death 'Mematikan' Terkuak?

November 30, 2015 1 Comment

Kuburan zaman pertengahan terbongkar dalam proyek pembangunan jalan bawah tanah di Inggris, tepatnya di jalan yang membatasi kawasan Stasiun Farringdon dan Stasiun Barbican Tube.

Dalam sebuah proyek bernilai 14,8 miliar poundsterling atau sekitar Rp 2.167 triliun itu, 12 kerangka warga Inggris kuno yang tewas karena wabah penyakit mematikan Black Death ditemukan. Mereka bersemayam di tanah dengan kedalaman lebih dari 8 kaki atau lebih dari sekitar 2,4 meter.


12 Kerangka tersebut adalah sebagian tulang belulang di antara jutaan penduduk Eropa masa lampau yang tewas massal terjangkit Black Death. Mereka semua terbaring di dalam tumpukan tanah di atas kota-kota di Inggris.

Konon, ada banyak mayat yang ditumpuk menjadi konstruksi dasar bangunan masa lalu. Mereka seolah-olah terinjak manusia masa kini yang berlalu lalang, beraktivitas sehari-hari. Jutaan kaki menginjak para korban Black Death selama beberapa tahun. Ribuan ton tanah dan puing-puing menyembunyikan mereka.

Dengan ditemukannya 12 tulang belulang manusia ini, misteri penyebab pasti tewas massal segera terungkap. Teka-teki peristiwa yang memporak porandakan daratan Eropa sekitar tahun 1348 itu mulai terang benderang.

Apa penyebab Black Death yang sebenarnya? Belum diketahui pasti. Para peneliti di Inggris akan menelusurinya lewat DNA 9 kerangka tersebut. Yang pasti, tulang belulang tersebut dikubur secara rapi. Pria dan wanita terbaring berdampingan satu sama lain dengan kedua tangan di atas perut.

"Ini adalah penemuan yang sangat penting. Kami akan melakukan tes ilmiah untuk mengungkap penyebab Black Death. Apakah mereka korban dari wabah pada abad ke-14 atau yang lain," kata arkeolog Jay Carver, seperti dilansir Dailymail, Jumat (15/3/2013).

"Warga mana dan berapa umur mereka akan kami selidiki. Tapi pada dugaan awal, mereka adalah jasad dari tanah pemakaman massal abad ke-14," sambung Jay.

Penemuan serupa pernah terjadi pada 1980. Namun jumlah kerangkanya tak diketahui pasti. Diduga ada sekitar 50 ribu kerangka yang dikubur di beberapa kota di Inggris.

Bencana Black Death
Kala itu, pada sekitar tahun 1347 dan 1351, sekitar satu pertiga penduduk Inggris tewas 'terserang' Black Death. Menyebar ke seluruh dunia, Black Death setidaknya telah membunuh kurang lebih 40 juta orang, termasuk di antaranya 25 juta orang di Eropa. Black Death telah membunuh 1 dari setiap 4 orang Eropa hanya dalam waktu 4 tahun.

Konon penyakit ini berawal dari China. Kemudian ditularkan pada orang-orang Eropa ketika seorang Kipchak dari bangsa Mongol menyerbu sebuah keramaian dengan melemparkan jenazah yang terinfeksi ke tengah pusat perdagangan di Crimea. Wabah tersebut kemudian mencapai Genoa pada 1347, hingga kemudian menyebar ke bagian barat dan utara mencapai London dan Paris pada 1348.

Wabah tersebut diduga dibawa pertama kali oleh kutu tikus yang juga dapat hidup pada manusia. Hal itu kemudian berubah menjadi wabah penyakit radang paru-paru yang menyebar melalui batuk dan bersin.

Berdasarkan analisis DNA yang pernah dilakukan terhadap korban, bakteri Yersinia pestis-lah yang bertanggung jawab atas kematian massal ini. Tetapi ilmuwan lain masih meragukan dan meyakini ada bakteri lain yang sangat cepat menyebarkan virus.

Setelah wabah Black Death ini, kala itu, tanah lapang di Eropa dipenuhi mayat-mayat. Rumah-rumah, desa-desa dan perkotaan menjadi sunyi dan kosong. Setelah itu, terjadilah kelangkaan tenaga kerja, sehingga upah mereka meningkat dan banyak budak yang mendapatkan kemerdekaan mereka.

Konon, ribuan kerangka manusia yang digunakan sebagai kontruksi dasar bangunan Evora Chapel di Portugal itu merupakan kerangka para korban keganasan wabah Black Death.

Kini ahli DNA bekerja sama dengan arkeolog akan mengidentifikasi penyebab pasti Black Death dengan menggunakan sampel tulang belulang yang baru ditemukan di Stasiun Farringdon dan Stasiun Barbican Tube tersebut. Setelah proses identifikasi selesai, kerangka akan dikuburkan kembali.




Inilah Titik Mistis Di Gunung Merapi

November 12, 2015 Add Comment
Gunung Merapi di Jawa Tengah dan Yogyakarta terkenal dengan segudang mistis yang menyelimutinya. Seluruh wilayah di gunung ini sarat cerita penuh misteri. Mulai dari hutan, lereng hingga puncaknya. Banyak kisah yang disampaikan oleh penduduk setempat maupun para pendakinya tentang aneka ragam misterinya. Menarik dan menyeramkan tentunya.



Salah satu titik yang disebut angker di kawasan ini adalah Pasar Bubrah. Letak Pasar Bubrah ada di dekat kawah Merapi dan lokasi ini dipenuhi dengan bebatuan sisa letusan Merapi. Pasar Bubrahmerupakan tempat yang kerap digunakan sebagai lokasi mendirikan tenda untuk para pendaki.

Pada malam harinya, banyak pendaki yang mendengar suara riuh layaknya suasana riuh di sebuah pasar. Selain suara riuh, pendaki juga kerap mendengar suara alunan gamelan Jawa baik pada malam Jumat kliwon.

Bahkan, terkadang sosok dengan pakaian khas Jawa dilaporkan kerap menampakkan diri di antara pendaki.

Tidak hanya sampai di situ, Gunung Merapi juga dikabarkan sebagai salah satu keraton yang dikendalikan oleh bangsa jin. Kerajaan tersebut disebut sebagai pasukan penunggu Gunung Merapi.

Tidak hanya di kawasan Puncak Merapi, lereng Merapi pun tak kalah seramnya. Salah satunya adalah Bunker Kaliadem yang pernah digunakan sebagai tempat bersembunyi dari aliran laharpanas.

Meski demikian, ada relawan yang pernah tewas di dalam bunker ini. Suara tangisan pun konon kerap terdengar dari dalam bunker ini saat sore hari.

Gunung Merapi merupakan salah satu gunung paling aktif di Indonesia. Letaknya berada di antara Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten.

Gunung ini memiliki ketinggian 2.968 di atas permukaan laut dan menjadi salah satu gunung paling diminati para pendaki



Sumber:

Lubang Hitam, Lorong Waktu Dunia Lain Setelah Kematian

October 28, 2015 Add Comment
Bagaimana orang-orang zaman dahulu menyadari keberadaan lubang hitam di pusat galaksi, atau dari lubang cacing yang menghubungkan lubang hitam ke dunia yang berbeda masih menjadi misteri. Apakah mereka memikirkan semua ini melalui perjalanan kosmik dalam meditasi atau dalam keadaan tingkat kesadaran tinggi? Atau mungkin terdapat dalam cerita kontak luar bumi yang disebutkan dalam legenda yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia? Apa pun menjadi metode, korelasi antara keyakinan kuno dan pemahaman ilmiah modern tentang luar angkasa sangat luar biasa.

Dan bukan kebetulan, pemikiran ilmiah saat ini mengenai lubang hitam dan perjalanan lubang cacing sangat mirip dengan konsep kosmik suku Maya, jalan gelap yang mengarah pada celah lagit di pusat galaksi menuju alam misterius. Meskipun kemungkinan perjalanan melalui lubang hitam masih diperdebatkan, tetapi sesuai dengan tradisi kuno Amerika menyebutkan bahwa bukan pesawat ruang angkasa yang melalui lubang di angkasa. Melainkan jiwa orang yang telah mati yang melalui lintasan ini ke alam berikutnya, roh yang saat ini menjadi sesuatu yang belum dipahami oleh ilmu pengetahuan modern dan efeknya pada stabilitas pintu masuk lubang hitam belum bisa dipastikan. Budayapenduduk asli Amerika sudah mengetahui bahwa inti galaksi memiliki lubang hitam dimana jiwa orang yang mati diangkat ke dimensi berbeda. 

Sejarah mitologi setidaknya menjelaskan referensi tentang galaksi Bima Sakti, diantaranya menjelaskan bagaimana Bima Sakti terlihat seperti pita bercahaya putih susu melengkung dilangit malam, dan bahkan bagian lainnya lebih misterius. Tanggapan ini mengisyaratkan tentang kehadiran jiwa atau perjalanan roh di galaksi, membawa perjalanan jiwa manusia yang sudah meninggal ke alam mistis. Banyak kebudayaan kuno yang berkeyakinan seperti ini, tapi kebenaran dari mitologi itu masih menjadi misteri.

Dalam buku Star Gods of the Maya: Astronomy in Art, Folklore, and Calendars, karya Susan Milbrath dari Universitas Florida menyebutkan beberapa suku maya mengadaptasi cerita rakyat tentang galaksi bima sakti. Mereka mendefenisikan bima sakti sebagai jalan kebenaran menuju Tuhan yang sebenarnya yaitu Hachakyum, merupakan penguasa langit dimana Lacandon Maya akan pergi kesana ketika mereka mati. Berbeda dengan Yucatec Maya yang menyebut Bima Sakti sebagai jalan kebenaran (Sak Be) sebagai jalan kuno. Sementara Chorti menyebut bima sakti sebagai Jalan Santiago menuju dewa Guntur dan kilat, secara keseluruhan suku-suku ini berpendapat bahwa Bima Sakti adalah lorong waktu, jalan kebenaran yang dilalui oleh para Dewa.

Keyakinan lain yang terkait dengan Bima Sakti adalah jalur yang ditempuh oleh roh orang yang sudah meninggal, bintang yang tak terhitung jumlahnya mewakili jiwa orang yang sudah mati. Di Peru, serta pulau pulau Polinesia, Bima Sakti disebut Jalan Jiwa, sementara diantara suku suku Indian Amerika menyebut bima sakti sebagai jejak roh, jejak laskar kematian atau jalan ke dunia lain. Menurut suku Indian Apache dari Barat Amerika, jiwa orang yang mati akan melalui Jalan Roh selama empat hari sebelum mereka mencapai tempat yang damai, dimana tidak ada lagi penyakit dan kematian. 

Suku Lakota India yang tinggal di Great Plains Amerika Utara meyakini bahwa perjalanan roh ke dunia lain akan menemui seorang wanita tua yang akan memeriksa tubuh roh tersebut untuk mencari tanda tanda. Hanya roh yang memiliki tanda yang benar akan diizinkan masuk ke dunia kedamaian, didalamnya terdapat hunian dimana nenek moyang mereka berbicara dengan lembut, kerbau kerbau berkeliaran dan semua tersedia melimpah ruah. Suku Pueblo Indian , South Western Amerika berbagi keyakinan bahwa semua roh orang yang sudah meninggal akan masuk ke dunia roh melalui sebuah pintu masuk. Dunia roh  tersebut bukan hanya sebuah tempat dimana semua individu kembali dan berkumpul, tetapi menjadi tempat untuk semua jenis tanaman yang memberi kehidupan di setiap musim dan juga memelihara kehidupan.
Apakah cerita rakyat kuno ini memberi petunjuk adanya jalur kosmik yang tidak diketahui dalam Galaksi Bima sakti ke kehidupan yang lain? Apakah dunia lain ini sebuah galaksi yang berbeda atau masih dalam system bintang galaksi Bima Sakti? Mungkinkah mitos kuno hanya sekedar imajinasi, atau mengisyaratkan kemajuan pengetahuan tentang galaksi bima sakti?

Suku Quiche Maya di dataran tinggi Guatemala memiliki jalur spesifik menuju ke dunia lain, ada realitas fisik yang mendasari keyakinan mereka. Mitos ini merujuk ke daerah pusat galaksi sebagai lokasi Xibalba Be, jalan gelap yang menuju ke dunia bawah. Orang orang yang tinggal di belahan Bumi utara akan sulit mengidentifikasikan pusat galaksi dengan mata telanjang, karena Bima Sakti muncul seperti pita besar yang sangat samar bercahaya putih susu yang melengkung dilangit malam. Pusat galaksi terhampar rendah di Bumi selatan, bersamaan dengan musim panas di Bumi utara dan saat itu akan sangat sulit untuk melihatnya dengan jelas. 

Langit di Bumi selatan sangat gelap dan polusi cahaya jauh lebih rendah. Malam hari jauh lebih cerah dan bima sakti akan terlihat jelas. Bahkan hanya denga teropong kecil, pita cahaya ini akan terlihat jelas diantara ribuan bintang bintang. Selama berbulan bulan musim dingin terjadi di bumi selatan, pusat galaksi membentang hampir diatas kepala dan pita putih bercahaya terlihat dari ufuk timur laut kearah barat daya. Pusat galaksi terletak di pusat tonjolan yang padat bintang dan posisinya terletak pada arah rasi sagitarius. Dari sinilah Suku Quiche Maya meyakini bahwa ada sebuah lubang dilangit seperti jalan gelap mengarah kebawah.

Celah angkasa yang dimaksud merupakan pusat alam semesta, kemungkinan terletak dipersimpangan empat jalan. Menurut Roberta dan Peter Markmann, alam semesta melewati lubang ini dan para dewa turun ke Bumi, dan kematian dan bangkit ke alam bawah tanah juga melalui lubang yang sama. Sebuah jalan yang sama bagi paranormal yang berharap bisa terbang ke alam gaib. Pintu dunia bawah digambarkan sebagai sebuah mulut raksasa berair dalam beberapa mitos kebudayaan Maya kuno. Dalam kebudayaan Meksiko kuno, pintu masuk digambarkan sebagai sebuah gua, para dewa dan nenek moyang manusia dilahirkan di gua ini dan setelah kematian mereka masuk kembali kedalam gua dan turun kedunia lain.

Celah angkasa juga dianggap pintu gerbang ke dunia mistik, pintu ini  mungkin ditujukan untuk dewa serta jiwa orang mati menuju perjalanan ke neraka. Dan sesuai dengan Quiche Maya, celah angkasa berada didekat pusat galaksi, mengarah konstelasi Sagiatrius. Apakah semua ini kebetulan, dimana para astronom juga menemukan sebuah lubang hitam supermasif di pusat galaksi Bima Sakti, sama persis seperti yang diyakini suku Maya kuno?

Ide Perjalanan Melalui Lubang Hitam


Di tahun 1998, para ilmuwan menegaskan adanya lubang hitam yang sangat besar muncul dan telihat sangat jelas. Temua ini melalui radio teleskop yang terlihat diwilayah tidak begitu luas dekat pusat galaksi galaksi Bima Sakti, menuju ke arah konstelasi Sagitarius. Penelitian selanjutnya menunjukkan bahwa lubang hitam berukuran hampir 4,3 juta kali massa matahari, bagian dalamnya mengecil berkisar sepuluh kali lebih besar dari matahari dan sedikit lebih kecil dari jarak orbit Merkurius dari matahari, atau diameter sekitar 46 juta kilometer.

Daya tarik gravitasi lubang hitam begitu kuat, tidak ada yang dapat lepas jika masuk kedalamnya sekalipun cahaya, dan batas lubang hitam disebut cakrawala peristiwa. Lubang hitam tidak memancarkan cahaya sehingga sangat sulit melihatnya, tetapi jika lubang hitam dilewati awan sebagai materi perantara akan tertarik gravitasi. Sehingg lubang hitam akan dikelilingi oleh cincin yang sangat panas terdiri dari gas panas, debu dan bintang yang berputar dengan kecepatan yang sangat tinggi berbentuk spiral menuju cakrawala peristiwa. Cincin ini disebut cakram akresi yang berisi cakrawala peristiwa di pusatnya, cakram akresi merupakan sumber produktif radiasi di semua frekuensi gelombang radio.
Apakah bangsa Maya telah menyadari keberadaan lubang hitam ini,  ribuan tahun sebelum ditemukan oleh ilmuwan modern? Penggunaan istilah 'mulut raksasa berair' menggambarkan celah langit, tampaknya sangat masuk akal. Lubang hitam tidak muncul seperti lubang kosmik padat yang menarik apapun disekitarnya. Beberapa materi yang berputar kedalam lubang hitam tidak jatuh melainkan dilontarkan kembali dengan kecepatan tinggi, mendekati kecepatan cahaya. 

Yang menarik tentang lubang hitam adalah percobaan Albert Einstein dan Nathan Rosen pada tahun 1940. Mereka mengajukan teori bahwa mungkin ada jembatan atau jalan yang menghubungkan lubang hitam ke lubang putih dibelahan lain alam semesta. Lubang putih dianggap sebagai kebalikan dari lubang hitam, sepertinya lubang hitam menelan sesuatu sehingga lubang putih melontarkan kembali ditempat lain. Jembatan yang menghubungkan lubang hitam dan lubang putih kemudian dikenal sebagai jembatan Einstein Rose, kemudian disebut dengan lubang cacing. 

Ilmuwan beranggapan bahwa pesawat ruang angkasa mungkin bisa memasuki lubang hitam melalui lubang cacing dan muncul melalui lubang putih dibagian lain alam semesta, perjalanan ini melebihi kecepatan cahaya. Dalam teori Einstein Rose disebutkan bahwa objek yang lebih besar daripada elektron mampu melewati lubang cacing, teori ini dianggap tidak masuk akal karena tekanan gravitasi yang luar biasa dalam lubang hitam akan menghancurkan semuanya kedalam partikel yang paling dasar. Atom atom akan terpecah belah dan inti atom akan membentang dan memanjang, tetapi jika lubang hitam berputar maka lorong lubang hitam akan tetap stabil dan memungkinkan sebuah objek memasukinya. Teori ini diusulkan pada tahun 1962 oleh ahli matematika selandia baru Roy Kerr, lubang hitam yang berputar dengan gerbang lubangnya stabil disebut Lubang Hitam Kerr.


Saat ini, semua lubang hitam yang ditemukan berputar sangat cepat berkisar jutaan mil per jam. Lubang Hitam Kerr mungkin merupakan bentuk yang paling realistis dan banyak lubang di alam semesta. Tetapi masih ada keraguan mengenai seberapa stabil pintu masuk lubang hitam, dan bagaimana mungkin melakukan perjalanan melalui lubang cacing. Ahli fisika berpendapat bahwa sebuah objek ataupun cahaya akan mengguncang lubang cacing, lubang itu menguap sebelum ada yang melewatinya. Agar bisa melewati lubang cacing, diperlukan sebuah benda terbuat dari sesuatu yang khusus untuk menahan lubang cacing agar tetap terbuka.

Professor Paulo Salucci, seorang ahli astro fisika di Trieste-Italia menyatakan bahwa secara matematis ada kemungkinan lubang cacing berada ditengah tengah galaksi Bima Sakti, galaksi spiral lainnya seperti Bima Sakti juga mungkin mengandung lubang cacing pada intinya. Materi gelap mungkin memasok bahan bakar untuk membangun dan mempertahankan lubang hitam. 

Lorong Menuju Tanah Surga Hetep


Yunani kuno meyakini bahwa sebuah gua di bumi sebagai pintu gerbang ke Hades, dunia bawah Yunani. Anggapan ini juga ditemukan dalam seni Postclassic Akhir Meksiko dimana pintu masuk ke dunia bawah digambarkan sebagai gua. Salah satu gua yang diyakini tidak lebih besar dari yang lainnya, tapi menembus menembus dari satu sisi ke sisi lain. Teks Homer juga mengacu pada rongga yang menyebutkan '....jauh, jauh, dimana letak jurang bumi terdalam...' Menurut legenda Yunani, dunia bawah berlokasi di Elysian, tempat peristirahatan yang berbudi luhur. Tempat itu merupakan tanah abadi musim semi dan kebun yang subur, diterangi bintang sendiri. Pindar disebut-sebut sebagai penguasa dunia bawah, yang bersih dan murni dibawa ke istananya, angin dari aliran laut dan seluruh bunga yang menyala dengan cahaya menyilaukan, beberapa pohon bersinar dan lainnya terpelihara dari air laut.

Keyakinan yang mirip juga terlihat di Mesir kuno, dunia bawah dipimpin oleh Osiris, sering disebut sebagai Padang Hetep, dimana mereka yang sudah mati bisa melayani Osiris. Ini merupakan 'Tanah Osiris' dan yang terdekat menuju Elysian Mesir. Mantra Teks Coffin dan Kitab Kematian Mesir menggambarkan Padang Hetep sebagai tempat yang subur, saluran irigasi, diisi dengan gandum yang berlimpah dan segala macam pohon buah-buahan, dimana orang yang mati bisa mendapatkan keinginan apapun, melakukan apa yang telah mereka menikmati di bumi. Secara kosmologis, dunia bawah dianggap terletak dibawah bumi atau di bawah ufuk barat. Pada awalnya, Osiris sering dipuja dalam ruang bawah tanah, dibangun dibawah gundukan atau Tumuli yang dicapai melalui lintasan menurun berkelok-kelok. 

Konsep akhirat mirip sebuah lintasan dalam budaya yang beragam, pintu masuk jiwa menuju kedalam gua yang gelap sepanjang lorong, dan tiba-tiba tiba di tanah surga. Dalam konteks pemahaman ilmiah modern tentang alam semesta, bahwa setelah kematian, jiwa dibawa melalui lubang hitam di pusat galaksi menuju wilayah yang berbeda. Perjalanan selama 26,000 tahun cahaya ke pusat galaksi kemudian masuk kedalamnya, sangat ganas, lubang hitam menyala, dan kemudian akhirnya tiba di tempat keabadian yang pastinya memerlukan banyak keberanian dan ketabahan. Nenek moyang kita menyadari perjalanan panjang dan berbahaya, dimana jiwa ataupun roh harus melewatinya setelah kematian, itulah sebabnya mereka membuat begitu banyak ritual yang rumit dan umumnya dikenal sebagai ritual transisi yang berguna untuk memastikan perjalanan yang aman ketika jiwa menuju ke dunia lain. 

Setiap agama telah menetapkan ritual yang rumit, tapi mungkin yang paling rumit dipraktekkan oleh orang-orang Mesir kuno. Di Mesir kuno, jiwa dikenal sebagai 'Ba' yang memberi setiap orang kepribadian tersendiri. Setelah kematian, Ba harus memulai perjalanan berbahaya, mengatasi berbagai cobaan, sebelum akhirnya bisa bertemu dengan 'Ka' yaitu kekuatan hidup yang menjiwai Ba. Persatuan Ba dan Ka di akhirat mengakibatkan pembentukan 'Akh', yang merupakan bentuk paling lengkap keberadaan yang diharapkan oleh setiap orang Mesir. 

Orang Mesir percaya bahwa mayat harus di mumi dan diawetkan dalam kondisi bersih, sehingga Ba bisa berhasil menyatu dengan Ka di akhirat. Teks penguburan menyediakan peta rumit dari langit, termasuk Padang Hetep dan Mansion Osiris, dan petunjuk lintasan yang akan dituju. Juga diisi mantra dan bacaan yang diucapkan pada waktu yang tepat, mumi dilengkapi jimat pelindung yang ditempatkan pada perban di sekitar mayat. Banyak barang pribadi dan benda-benda hidup sehari-hari seperti pot, peralatan, dan senjata juga ditempatkan dalam makam, karena mungkin akan diperlukan jiwa selama perjalanan. Pada akhirnya, setelah perjalanan panjang, roh tiba di Aula dimana Osiris duduk di singgasananya.

Lubang Hitam Dalam Mitologi India


Orang India kuno juga memiliki pemahaman yang sama, dalam beberapa bagian syair keagamaan India, Bhagavad Gita, disebutkan bahwa seseorang dapat menemukan gambaran jelas tentang apa yang disebut lubang hitam menghisap jiwa prajurit yang gugur. Bhagavad Gita dibacakan oleh Krishna kepada prajurit Arjuna sebelum dimulainya pertempuran besar Mahabharata. Untuk membangkitkan semangat dan menghilangkan kebingungan, Krishna turun menyiarkan tugas dan dharma, meletakkan penekanan khusus pada prinsip tindakan tanpa pamrih. Pada titik tertentu (dalam wacana filosofis dan spiritual) Krishna telah dianggap sebagai inkarnasi fana Pencipta Wisnu, digambarakn dalam bentuk universal untuk Arjuna, Krishna memberikan pandangan ilahi kepada Arjuna untuk melihat bentuk kosmik.
Dalam tradisi Timur, ada sebuah konsep tentang 'mata ketiga tak terlihat' yang terletak di tengah-tengah dahi, diantara kedua mata. Mata ketiga dianggap sebagai pintu gerbang ke alam mistik dan merupakan tingkat kesadaran yang lebih tinggi. Hal ini diyakini bahwa aktivasi mata ketiga menghasilkan visi, persepsi ekstrasensor, dan citra mental yang memiliki makna psikologis atau spiritual yang mendalam. 

Secara tradisional, aktivasi mata ketiga dicapai melalui latihan yoga dan praktek meditasi. Tetapi dibeberapa budaya perdukunan Asia, Afrika dan Amerika, kondisi kesadaran bisa diciptakan dengan mengkonsumsi zat psikoaktif seperti Psylocybin, Peyote, Amanita Muscaria dan lain-lain. Conothnya praktek spiritual di Amazon masih meminum minuman hutan yang disebut Ayahuasca yang telah menjadi subyek penelitian selama beberapa dekade terakhir, banyak antropolog dan peminumnya telah membudidayakan tanaman ini dan kewalahan akan dampaknya. Ayahuasca membawa pikiran ke dunia fantastis yang menakjubkan, dihuni oleh ular berwarna-warni, jaguar menakutkan, dan makhluk Anthromorphic, minuman ini juga menghidupkan perasaan cinta, empati, dan kesatuan dengan alam semesta. Menurut antropolog Geraldo Reichel-Dolmatoff, meminum Ayahuasca merupakan sebuah cara untuk kembali ke pusat kosmik dan akan terlahir kembali. 

Perjalanan Jiwa Menuju Alam Semesta

Banyak yang menganggap bahwa mata ilahi yang diberikan Krishna adalah aktivasi mata ketiga Arjuna dengan beberapa cara yang menyebabkan serangkaian visi luar biasa. Pada satu titik menggambarkan dirinya melihat sesuatu yang menyala, semua masuk ke mulut Krishna, dimana jiwa para prajurit tewas di medan perang langsung tertarik kedalamnya. Dalam teks Bhagavad Gita disebutkan:
Aku melihat Mu dengan kekuatan yang tak terbatas, tanpa awal, tengah, atau akhir, dengan banyak senjata, dengan matahari dan bulan sebagai mata Mu, dengan mulut Mu bagai api menyala terik ke seluruh alam semesta dengan cahaya Mu.
Aku kehilangan orientasi arah dan tidak menemukan kenyamanan setelah melihat mulut Mu dengan taring yang menakutkan bersinar seperti api memecahkan kosmik. Kasihanilah aku! O Tuhan penguasa langit, dan pelindung alam semesta.
Semua saudara sepupuku, bersama dengan raja dan prajurit dari sisi lain lainnya, bersama-sama dengan prajurit di pihak kita, dengan cepat masuk ke dalam mulut Mu ketakutan dengan taring yang mengerikan. Beberapa diantaranya terlihat tersangkut diantara taring dengan kepala hancur.
Semua orang-orang ini dengan cepat masuk ke mulut Mu sehingga hancur bagai ngengat yang terburu-buru dengan kecepatan tinggi ke dalam api yang menyala-nyala. 

Visi yang dilihat Arjuna adalah bentuk universal Krishna, kemungkinan bahwa kata-kata 'menyala masuk ke mulut Krishna' adalah lubang hitam. Sama seperti sebuah lubang hitam yang menarik gravitasi intens, Arjuna melihat semua prajurit mati dalam pertempuran memasuki mulut Krishna yang menyala seperti ngengat bergegas menuju api. Sebuah lubang hitam luar biasa, biasanya dikelilingi piringan akresi super panas yang memancarkan cahaya yang kuat disemua frekuensi. 

Dalam teks disebutkan bahwa prajurit dari dunia fana masuk ke dalam mulut Krishna yang berapi, terlihat tersangkut diantara taring dengan kepala hancur. Persis seperti efek lubang hitam menelan bintang, lubang hitam akan meregangkan bintang akibat gaya gravitasi intens dan menghancurkannya. Salah satu bagian bintang akan masuk ke kedalaman yang tidak diketahui, sedangkan bagian lainnya akan dilepaskan menjadi materi dan radiasi super tinggi. 

Tentunya banyak yang tidak dimengerti, tidak jelas, bagaimana jiwa ataupun roh manusia sanggup melakukan perjalanan keseluruh galaksi melalui lubang hitam, atau dimana letak lubang cacing yang berasal dari lubang hitam. Nenek moyang manusia telah meninggalkan simbol samar dan legenda misterius, yang artinya nyata dan masih tetap tak terpecahkan. 


sumber: isains.com