Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

DJ Avicii Ditemukan Tewas, Apa Penyebab Kematiannya?

April 21, 2018 Add Comment

Sayakasihtahu.com - DJ Swedia pelantun lagu 'Wake Me Up' ditemukan tewas di kamar apartemennya di Muscat, Oman. Kabar mengejutkan ini telah diverifikasi oleh keluarga dan manajemen Avicii.

"Dia ditemukan tewas di Muscat, Oman pada Jumat sore waktu setempat, 20 April. Keluarga hancur dan kami meminta semua orang untuk menghormati privasi. Tidak ada pernyataan lebih lanjut yang akan diberikan," demikian keterangan manajemen.

Kematian DJ dengan nama asli Tim Bergling ini sungguh mengejutkan semua orang. Bagaimana tidak, usianya masih terbilang muda (28 tahun), dan tahun lalu ia masih mengeluarkan enam lagu EP yang menampilkan penyanyi pop Inggris Rita Ora.

Avicii mulai dikenal luas lewat lagu Levels yang ia release pada tahun 2011. Karirnya terus meroket sejak lagu Wake Me Up (2013), sampai-sampai forbes pernah mendaulatnya sebagai DJ dengan bayaran termahal ke-6 di dunia.


Dugaan penyebab kematian

Pada tahun 2016, Avicii sempat menyatakan mundur dari dunia musik karena alasan kesehatan. Ia mengeluhkan pankreatitis yang ia derita, yang sebagian besar ia peroleh dari gaya hidup musisi yang penuh alkohol.

"Saya seperti orang introvert pada umumnya. Itu merupakan hal yang berat bagi saya. Saya pikir, saya mengambil terlalu banyak energi negatif," ujarnya.

Kondisi kesehatan juga pernah memaksanya untuk membatalkan pertunjukan pada tahun 2014 karena harus menjalani operasi kantung empedu dan usus buntu.



Sumber:
cnnindonesia.com

Data Facebook Kamu 'Dicuri' Cambridge Analytica? Begini Cara Ceknya

April 11, 2018 Add Comment
Pengguna Facebook sedang digegerkan dengan isu skandal penyalahgunaan data oleh perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica untuk memenangkan Donald Trump dalam Pilpres Amerika Serikat tahun 2016. Mulai sekarang, Facebook menyediakan fitur yang memungkinkan para pengguna untuk mengetahui apakah datanya telah 'diambil' oleh konsultan politik asal Inggris tersebut.


Di Facebook, fitur ini disebut "See how you're affected" yang berada di bagian tas News Feed. Jika kamu melihat notifikasi ini di News Feed, maka kamu adalah salah satu dari puluhan juta pengguna Facebook yang datanya telah diambil dan bisa jadi sudah disalahgunakan oleh Cambridge Analytica.
 
Data-data ini dikumpulkan oleh aplikasi kuis tes psikologi "This is Your Digital Life" atau "thisisyourdigitallife" buatan peneliti Universitas Cambridge, Aleksandr Kogan, yang kemudian menjual data pengguna tersebut kepada Cambridge Analytica, selaku salah satu konsultan politik pemenangan Trump.
 
Kogan membuat aplikasi kuis yang seakan-akan ilmiah, padahal tujuan utamanya adalah mengambil data pengguna. Bukan cuma itu, aplikasi ini juga mengambil data sejumlah teman dari orang yang telah mengikuti kuis ini.


Notifikasi Jika Data Kamu Diambil Cambridge Analytica

Okay, balik lagi ke fitur "See how you're affected." Buat kamu-kamu yang datanya telah disalahgunakan, maka kamu akan melihat notifikasi pesan yang di bawahnya memunculkan tombol biru bertuliskan "SEE HOW YOU'RE AFFECTED."

Begini tampilan notifikasi pesannya:








Notifikasi ke Pengguna yang Datanya Diambil CA.
Notifikasi ke pengguna yang datanya diambil CA. (Foto: Facebook)

Adapun isi pesannya menjelaskan hal semacam ini:
"Kami telah melarang aplikasi 'This is Your Digital Life' yang digunakan oleh salah satu teman Anda untuk masuk ke Facebook. Kami melakukan ini karena aplikasi mungkin telah menyalahgunakan sebagian informasi Facebook Anda dengan membagikannya ke perusahaan bernama Cambridge Analytica, dalam banyak kasus, informasi itu terbatas pada profil publik, like, tanggal lahir, dan kota saat ini."
Ada pula anjuran supaya pengguna melihat kembali aplikasi atau situs web apa saja yang pernah mengakses data akun Facebook. Raksasan media sosial ini mempersilakan pengguna untuk menghapus aplikasi-aplikasi tersebut.
Notifikasi seperti ini akan digulirkan dari waktu ke waktu kepada para pengguna Facebook.

Keterangan Jika Data Kamu Tidak Diambil
Sementara bagi kamu yang datanya tidak diambil oleh Cambridge Analytica, akan mendapatkan notifikasi pesan dengan yang di bawahnya memunculkan tombol "GO TO APPS AND WEBSITES."
Begini tampilan notifikasi pesannya:








Notifikasi ke Pengguna yang Datanya Tidak Diambil.
Notifikasi ke pengguna yang datanya tidak diambil. (Foto: Facebook)

Di sini Facebook juga mengingatkan agar pengguna melihat lagi aplikasi dan situs web yang pernah kamu masuki menggunakan akun Facebook. Facebook mempersilakan pengguna untuk menghapus aplikasi-aplikasi tersebut yang telah terhubung dengan informasi data Facebook.

Cek Sendiri di Tautan Ini
Selain lewat cara notifikasi, pengguna juga dapat memeriksa sendiri apakah mereka adalah salah satu "korban" yang datanya diambil Cambridge Anaytica. Caranya, bisa masuk ke tautan khusus berikut ini.
Halaman ini bertajuk "Bagaimana cara mengetahui apakah info saya dibagikan ke Cambridge Analytica atau tidak?"
Saya telah mengecek sendiri status data saya pada halaman di atas, dan menemukan data saya tidak diambil oleh Cambridge Analytica. Beginilah keterangan teks yang muncul:
"Berdasarkan catatan kami, Anda maupun teman Anda belum pernah mengakses 'This Is Your Digital Life' Karenanya, informasi Facebook Anda tidak dibagikan ke Cambridge Analytica oleh "This Is Your Digital Life."
Tiada salahnya kamu juga mengecek status datamu di Facebook dan segera hapus aplikasi atau situs web yang tidak lagi dibutuhkan untuk terhubung dengan akun Facebook. Selamat mencoba!



Sumber:
kumparan.com

Majelis Umum PBB Gelar Sidang Darurat Bahas Veto AS

December 21, 2017 Add Comment

Majelis Umum PBB yang beranggotakan 193 negara akan mengadakan sesi khusus darurat pada Kamis, 21 Desember 2017 atas permintaan negara-negara Arab dan negara muslim atas keputusan Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Utusan Palestina untuk PBB, Riyad Mansour mengatakan, Sidang Majelis Umum PBB akan memberikan suara pada rancangan resolusi yang menyerukan agar deklarasi Trump ditarik. Resolusi tersebut sebelumnya telah diveto oleh AS dalam sidang Dewan Keamanan PBB, Senin kemarin.

"Saya berharap ada dukungan yang luar biasa di Majelis Umum untuk resolusi tersebut," kata Mansour seperti dilansir Reuters, Rabu, 20 Desember 2017.

Meski pemungutan suara seperti itu tidak mengikat namun dianggap memiliki bobot politik yang bisa menekan AS.

Sementara itu, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley mengatakan akan mengingat negara-negara yang memilih resolusi dan mengkritik keputusan AS.

"Di PBB, kami selalu diminta untuk berbuat lebih banyak dan memberi banyak. Jadi ketika kami membuat keputusan atas kehendak masyarakat Amerika, kami tidak mengharapkan orang-orang membantu kami. Akan ada suara yang mengkritik kami dan akan kami catat," kata Haley.

Di bawah Resolusi tahun 1950, sebuah sesi khusus darurat dapat diminta dilakukan agar Majelis Umum PBB mempertimbangkan masalah dengan maksud untuk memberikan rekomendasi kepada anggota untuk melakukan tindakan bersama. Opsi ini bisa dipilih jika Dewan Keamanan PBB dianggap gagal untuk bertindak.

Sejauh ini, hanya 10 sesi sejenis yang pernah diadakan. Terakhir kali Majelis Umum bertemu pada sesi darurat pada tahun 2008 tentang Yerusalem Timur yang diduduki. Sesi khusus darurat ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Desember 2017.


sumber: viva

Ini Dia Daftar Artis Korea yang Bunuh Diri

December 21, 2017 Add Comment
Sayakasihtahu.com - Baru-baru ini jagad maya dihebohkan dengan berita terkait meninggalnya salah satu personil Shinee, Jonghyun. Tak heran hal ini membawa kesedihan mendalam bagi sebagian besar penggemarnya. Status-status bernada duka berseliweran di media sosial dan sejenisnya.


Namun, ternyata Jonghyun tak sendiri. Kerasnya industri hiburan di Korea Selatan dituding telah menjadi penyebab depresi para 'bintang' yang berujung pada aksi bunuh diri. Tentu saja daftar yang akan sayakasihtahu paparkan dalam artikel ini hanyalah sebagian kecil dari kasus bunuh diri artis yang terjadi di negeri ginseng tersebut. Mau tau siapa aja yang masuk dalam listnya? Ini dia, sayakasihtahu!

Chae Dong Ha

Pria tampan yang merupakan mantan personil SG Wannabe ini ditemukan tewas di rumahnya pada tanggal 27 Mei 2011. Menurut dugaan kerabat terdekatnya, Chae Dong Ha mengalami depresi setelah manajer yang juga merupakan teman dekatnya meninggal dunia di tahun 2009.



"Ini adalah saat paling menarik dalam hidupku, bahkan jika dibandingkan dengan ciuman pertamaku. Manajer pertamaku sekaligus teman dan saudaraku."

"Pada tahun 2009 ia tak lagi bersamaku, separuh jiwaku hilang. Hyung, kamu harus bahagia, Oke? Berjanjilah padaku bahwa kau akan bahagia." Pesannya dalam sebuah tulisan beberapa saat menjelang keputusannya untuk mengakhiri hidup.

Han Chae Won

Hanya beberapa bulan berselang kepergian Chae Dong Ha, jagad hiburan korea kembali kehilangan salah satu aset berharganya. Tepatnya pada 25 Agustus 2011, Han Chae Won ditemukan tidak bernyawa di rumahnya.



Lagi-lagi depresi menjadi tersangka penyebab kematian. Chae Won diduga tak sanggup menghadapi kerasnya pesaingan di industri musik korea. Dikutip dari seorang manajer, Chae Won diiming-imingi akan dipromosikan di TV jika ia mampu memberikan 'upeti' sebesar USD 80.000. Besar kemungkinan, inilah yang menyebabkan ia frustrasi dan meninggalkan sebuah pesan berbunyi: "Tidak ada seorang pun yang mempercayaiku di dunia ini!" dan kemudian melakukan aksi bunuh diri.

Jang Ja Yeon

Masih ingat sama Boys Before Flower? Dalam film yang dibintangi aktor papan atas Lee Min Ho tersebut Jang Ja Yeon berperan sebagai salah satu dari trio cewek yang suka ngikutin F4. Kematian Jang Ja Yeon tentu saja menggemparkan dunia hiburan korea.



Jang Ja Yeon memutuskan untuk mengakhiri hidupnya pada Maret 2009. Kematiannya kerap dikaitkan dengan rasa depresi yang muncul akibat adanya eksploitasi dan pelecehan seksual yang ia alami selama berkecimpung di dunia hiburan korea.

Diduga kuat, Ja Yeon dipaksa untuk menjadi budak seks bagi para milyuner Korea agar karirnya dapat melaju pesat. Dalam catatannya, Ja Yeon juga mengungkapkan betapa kejamnya dunia hiburan di Korea. Sadis dan menyedihkan, hal-hal yang harus mereka lakukan untuk mencapai ketenaran yang diimpikan.

Lee Eun Joo

Aktris sekaligus penyanyi yang satu ini bunuh diri dengan cara menyayat tangannya dan kemudian gantung diri. Ia ditemukan tak bernyawa di apartemennya pada Februari 2005 di usia 24 tahun.


Kedua orang tuanya menyebutkan bahwa Eun Joo sedang berada dalam kondisi kejiwaan yang buruk. Ia mengalami depresi dan insomnia yang sangat parah. Hal ini disebabkan karena adegan naked yang ia lakoni dalam film "The Scarlet Letter".

Sebelum meninggalkan dunia Eun Joo menulis sebuah pesan dengan darahnya sendiri yang ia tujukan pada ibunya. Surat itu berisi permintaan maaf dan ungkapan cintanya untuk sang ibu.

Park Young Ha

Aktor tampan satu ini adalah salah satu pemeran dalam drama super ngetop yang pernah tayang di Korea: Winter Sonata. Mirip dengan kisah Chae Dong Ha, depresi yang mendera Young Ha disebabkan oleh rasa kehilangan yang teramat mendalam. Orang tersebut ialah ayahnya yang terserang kanker.



Selama hidupnya, Young Ha selalu dengan setia merawat ayahnya, namun ketika karirnya bersinar terang sang ayah justru tidak berada disampingnya. Hal itu membuatnya sangat sedih dan memutuskan untuk menggantung dirinya dengan sebuah kabel recorder pada Juni 2010 silam.

Lee Hye Ryeon

Aktris kebanggan Korea yang dikenal sebagai U;Nee ini ditemukan gantung diri di rumahnya pada tahun 2007 silam. Menurut konferensi pers yang digelar oleh orang tuanya, U;Nee menderita depresi akibat popularitas yang diraihnya dan kemudian terjerat dalam kasus narkoba.


Woo Seung Yoon

Artis sekaligus model cantik ini memutuskan untuk mengakhiri hidupnya pada bulan April 2009. Serupa dengan beberapa daftar diatas, Seung Yoon juga memilih gantung diri sebagai metode untuk cabut.

Penyebab bunuh diri Seung Yoon adalah karena depresi berkepanjangan  yang tak kunjung sembuh meskipun ia telah menyelesaikan perawatan kejiwaannya.


Waaah... cantik-cantik dan ganteng-ganteng ya. Sayang sekali hidup mereka harus berakhir dengan cara yang tidak tepat. Ketenaran dan kehidupan yang 'terlihat' indah ternyata tidak membuat mereka bahagia. Hmmm... sepertinya kita yang biasa-biasa saja ini harus banyak bersyukur ya guys.







dikutip dari tribunnews

Hasil Quick Count Pilkada DKI 2017

April 19, 2017 Add Comment

Hingga sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu (19/4/2017), hasil hitung cepat SMRC menunjukkan kemenangan sementara untuk Anies-Sandi. Sementara pasangan petahana, Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat berada di posisi kedua.

Seperti diketahui, pemungutan suara selesai pada pukul 13.00 WIB. Rata-rata penghitungan suara di TPS sudah selesai.

Berikut data hitung cepat SMRC:

Data yang masuk: 99,18%
Waktu update: 16.50 WIB

Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 42%
Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 58%

Berikut data hitung cepat Voxpol Center:
Data yang masuk: 99,01%
Waktu update: 16.58 WIB

Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat: 40,7%
Anies Baswedan-Sandiaga Uno: 59,3%

(elz/erd)

Pengamanan Pilkada 19 April

April 16, 2017 Add Comment


Jakarta - Polda Metro Jaya mempersiapkan pengamanan pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017 mendatang. Untuk menjamin keamanan selama proses pemungutan suara, polisi akan menggelar patroli skala besar.

"Iya nanti kita lakukan patroli skala besar di setiap kelurahan untuk memastikan keamanan selama pemungutan suara," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada detikcom, Minggu (16/4/2017). 


Patroli skala besar melibatkan personel Polri dan TNI. Patroli digelar di setiap kelurahan yang ditentukan oleh masing-masing Polres jajaran Polda Metro Jaya. "Sehingga dengan adanya patroli ini, kita ingin menjamin betul keamanan warga pada saat Pilkada putaran II," ungkapnya. Polda Metro Jaya telah menyiapkan 4 ribu lebih personel untuk mengamankan proses pemungutan suara yang di-back up oleh unsur TNI. 


Tidak hanya Tempat Pemungutan Suara (TPS), polisi dan TNI juga akan mengamankan pusat perbelanjaan dan tempat keramaian. Masyarakat diimbau untuk ikut berperan dalam menyukseskan prosesi tersebut untuk menciptakan situasi yang kondusif. Masyarakat juga diminta untuk tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak jelas kebenarannya. "Silakan datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya, jangan mengganggu ketertiban umum. Mari sama-sama menciptakan situasi Jakarta yang aman dan kondusif sesuai dengan harapan kita semua," pungkasnya. 


sumber: detik