Antara Angka 33, Penambang Chile dan Freemason

February 23, 2014
Numerologi selalu menarik diperbincangkan. Entah sebagai perhitungan matematika, kebetulan semata, hingga teori konspirasi. Dan kali ini soal angka 33. Sebuah peristiwa di tahun 2010 menyisakan misteri nan unik hingga saat ini.

Kisahnya berawal pada bencana tanggal 5 Agustus 2010. Sebuah ledakan besar menyebabkan 33 pekerja terjebak di dalam sebuah tambang di Chile.

 
Lalu, dibutuhkan waktu 33 hari sampai mata bor berhasil mencapai tempat para pekerja tersebut. Pada saat itu, sebuah kamera dimasukkan ke dalam lubang dan untuk pertama kalinya dunia bisa melihat kondisi para pekerja yang terjebak.

Setelah dibor, para pekerja membangun sebuah terowongan yang akan digunakan untuk mengeluarkan para pekerja nantinya. Diameter terowongan itu 66 sentimeter, yaitu sama dengan 33 X 2.

Pada hari ke-66, terowongan yang dibuat untuk penyelamatan berhasil menembus ruangan tempat para pekerja terjebak. Harapan untuk melihat matahari sudah ada di depan mata.
3 hari kemudian, tepatnya setelah terjebak selama 69 hari, satu persatu pekerja dikeluarkan melalui terowongan itu. Penyelamatan itu dilakukan pada tanggal 13 Oktober 2010 alias 13/10/10.

 
13 + 10 + 10 = 33

 
Tidak hanya itu. Ketika mata bor berhasil mencapai para pekerja setelah hari ke-33, para pekerja mengirimkan sebuah catatan untuk menunjukkan kalau mereka masih hidup. Bunyi catatan tersebut adalah:
Estamos bien en el refugio los 33

kira-kira terjemahannya adalah:

"Kami semua baik-baik saja dalam tempat perlindungan, 33"

 
Estamos bien en el refugio los 33 - Jumlah Karakter pada kalimat itu adalah: 33 karakter. (karakter berarti termasuk spasi)

Angka 33 yang berulangkali muncul mungkin kebetulan semata, atau ada pesan lain secara mistis? Entah, uniknya penggemar konspirasi sempat mengaitkan peristiwa di atas dengan freemasonry.

Mengapa? Karena angka 33 adalah angka yang biasa digunakan para Mason. Seperti yang kita ketahui, organisasi mason terdiri dari 33 level simbolik. Lihat gambar berikut.

 
Ada-ada saja, tapi menarik. Bagaimana menurut kamu?













sumber:
xfile

Share this

Lahir di Padang, Sumatera Barat pada akhir tahun 1993, blogger rupawan ini lebih dikenal dengan nickname hideatsa. Memiliki kredibilitas yang mumpuni dalam bidang copy-paste. Meskipun tampan, ia juga baik hati dan tidak sombong.

Related Posts