Showing posts with label Fakta Menarik. Show all posts
Showing posts with label Fakta Menarik. Show all posts

7 Fakta Menarik Tentang Gunung Everest

September 30, 2015 Add Comment
Gunung Himalaya

7 Fakta Menarik Tentang Gunung Everest - Sudah lebih dari 60 juta tahun lamanya, sejak Sir Edmund Hillary dan Tenzing Norgay membuat sejarah menaklukkan gunung tertinggi di dunia ini, keinginan untuk menaklukan gunung semakin berkembang pesat. Para pendaki dari seluruh dunia menjadikan gunung ini sebagai target mereka untuk dinaklukkannya.

Gunung ini mendapatkan nama bahasa Inggris-nya dari nama Sir George Everest. Nama ini diberikan oleh Sir Andrew Waugh, surveyor-general India berkebangsaan Inggris, penerus Everest. Puncak Everest merupakan salah satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia. Gunung Everest adalah gunung yang puncaknya mencapai jarak paling jauh dari paras laut.

Dua gunung lain yang kadangkala juga disebut sebagai gunung tertinggi di dunia adalah Mauna Loa di Hawaii, yang tertinggi jika diukur dari dasarnya pada dasar tengah laut, tetapi hanya mencapai ketinggian 4.170 m dari dan Gunung Chimborazo di Ekuador, yang puncaknya 2.150 m lebih tinggi dari pusat Bumi dibandingkan Gunung Everest, karena Bumi mengembung di kawasan khatulistiwa.Bagaimanapun juga, Chimborazo hanya mencapai ketinggian 6.272 m di atas paras laut, sehingga bahkan bukan merupakan puncak tertinggi di Andes.

Banyak fakta mengagetkan yang terjadi di lapangan selama pendakian dan tak terdengar oleh orang awam. Hal itulah yang menjadi hambatan dalam mendaki gunung ini. Bukan hanya itu, ternyata di gunung ini menyimpan banyak misteri yang bahkan tak terpecahkan. Salah satunya adalah berapa tinggi gunung ini yang ternyata selalu berubah-ubah setiap tahun.

Seperti dilansir dari Listverse, berikut 7 Fakta Menarik Tentang Gunung Everest. Sebelum memutuskan untuk mendakinya, ada baiknya pahami hal-hal berikut ini :


1. Gunung Himalaya Bukan Tertinggi di Dunia

Meskipun banyak yang mengatakan Gunung Himalaya merupakan tertinggi dari atas permukaan laut, ternyata ada gunung lain yang mengalahkan ketinggian gunung ini. Mauna Kea, sebuah gunung berapi tidak aktif yang berada di Hawaii memegang rekor sebagai gunung tertinggi di dunia hingga saat ini, mengalahkan Himalaya.
  
Memang, puncak Everest atau Himalaya ini berada pada ketinggian yang lebih tinggi, namun tidak membuatnya lebih tinggi dan menjadi yang tertinggi. Mauna Kea hanya mencapai ketinggian sekira 4.205 meter dari atas permukaan laut, akan tetapi gunung berapi ini meluas luar biasa sepanjang 6 ribu meter di bawah permukaan air. Diukur dari dasarnya di dasar laut, tinggi dari gunung ini mencapai 10.200 meter, sehingga hampir satu mil lebih mengalahkan Himalaya.

Hal ini kembali lagi pada kenyataan bagaimana Anda harus mengukurnya. Himalaya bukan merupakan gunung tertinggi ataupun puncak tertinggi, bahkan ada gunung lain seperti Chimborazo di Ekuador ketinggiannya mencapai 6.267 meter di atas permukaan laut. Hal ini terletak hanya satu derajat sebelah selatan dari khatulistiwa.

Mauna Kea ialah gunung berapi tidak aktif di Kepulauan Hawaii di Amerika Serikat. Mauna Kea memiliki ketinggian sekitar 4205 meter. Merupakan gunung berapi tertinggi di dunia jika diukur dari dasarnya, karena dasarnya terletak sekira 5.800 meter di bawah permukaan Samudra Pasifik sehingga total ketinggiannya mencapai 10 km. Dalam bahasa Hawaii, Mauna Kea berarti Gunung Putih karena puncaknya yang tertutup salju.


2. Pendaki Everest Wajib Bawa Sampah ketika Turun

Banyak gambar yang memperlihatkan kekotoran dari gunung tertinggi di dunia ini. Para pendaki mengotori area pegunungan selama perjalanan menuju puncak. Bukan hanya dikotori oleh mayat pendaki yang tidak bisa bertahan di dalam perjalanan, gunung yang puncaknya tertutup oleh salju ini juga dibuat kotor oleh ulah pendaki nya sendiri dengan sampah bekas makanan atau minuman mereka.
  
Diperkirakan sebanyak 50 ton limbah ada di kawasan ini pada musim pendakian. Lereng penuh dengan sampah botol minuman, peralatan pendakian usang, bahkan kotoran manusia. Sejak tahun 2008 , The Eco Everest Expedition telah mencoba mengatasi hal tersebut. Hasilnya, mereka dapat mengangkut 13 ton sampah sejauh ini. Bahkan pemerintah Nepal pun telah mengeluarkan kebijakan baru untuk para pendaki.

Para pendaki Gunung Everest harus kembali membawa 8kg sampah menyusul peraturan baru demi menjaga puncak tertinggi di dunia tersebut. Ini adalah berat minimal, di luar sampah para pendaki. Aturan ini merupakan salah satu cara baru yang mulai diberlakukan bagi para pendaki gunung agar dapat menjaga kebersihan di atas sana.

Minimal 8kg sampah yang mereka bawa sendiri juga akan mereka bawa kembali saat turun. Pemerintah Nepal juga telah mengambil tindakan hukum terhadap pendaki yang melanggar aturan baru tersebut meski belum diketahui apakah berupa denda atau hukuman lainnya.


3. Naik ke Puncak Himalaya, Harap Antre Dulu!

Meskipun mendaki ke puncak gunung ini membutuhkan biaya tidak sedikit, banyak pendaki bersikeras mendakinya. Bahkan, karena itulah di berbagai jalur pendakian terlihat kemacetan manusia.


Gunung Himalaya


Pada 2012 silam, pendaki gunung asal Jerman, Ralf Dujmovits, menangkap gambar mengejutkan yang menunjukkan ratusan pendaki mengantre untuk mencapai puncak. Iapun memutuskan untuk kembali ke camp setelah melihat antrean tersebut, selain itu pula berbarengan dengan cuaca buruk.
  
Pada Mei 2012, pendaki dikabarkan berkerumun di salah satu landmark yang berada di kawasan tersebut dan menunggu selama kurang lebih dua jam untuk sampai pada giliran mereka mendaki ke puncak. Dalam perjalanan hanya setengah hari, 234 pendaki berhasil mencapai puncak, namun empat orang lainnya tewas. Hal ini menyebabkan kekhawatiran besar atas proses pendakian.

Pengelola gunung akhirnya menambahkan tali yang dapat digunakan sebagai pegangan oleh para pendaki untuk mengurangi kemacetan karena memang kebetulan medan yang mereka lalui cukup curam. Bahkan ada beberapa pendaki menyarankan untuk dibuatkannya tangga permanen demi keamanan dan keselamatan.

Meski begitu banyak pendaki berusaha mencapai puncak Everest, pemerintah Nepal selaku penanggung jawab resmi kegiatan pendakian di Himalaya tersebut mengatakan tidak akan menghentikan aktivitas pendakian.


4. Gunung Everest Punya Beberapa Nama, Lho

Meskipun semua orang mengetahui gunung ini bernama Everest atau Himalaya, sebagian pribumi Tibet justru menyebutnya dengan nama kuno Chomolungma selama berabad-abad hingga kini. Arti pegunungan tersebut bagi mereka adalah Dewi Ibu.

Namun, bukan semata-mata hanya itu nama yang berkembang di kalangan masyarakat Nepal. Sagarmatha yang berarti dahi gunung juga menjadi populer di kalangan masyarakat Nepal dan bahkan hampir sebagian pendaki mengetahui nama ini.

Karena nama itulah kini gunung tersebut menjadi bagian dari Taman Nasional Sagarmatha, Nepal. Gunung ini hanya bernama Everest ketika surveyor Inggris, Andrew Waugh gagal menemukan nama lain yang dapat digunakan oleh kaum pribumi.

Hal ini diperuntukkan bagi mereka untuk memudahkan menyebut gunung tertinggi di dunia tersebut. Setelah mempelajari daerah sekitar dan masih tidak menemukan nama yang tepat, akhirnya ia memutuskan untuk menamakan Himalaya.


5. Percaya atau Tidak, Everest Bertumbuh Setiap Tahunnya

Ide kedua negara untuk melakukan penghitungan ulang untuk membuktikan berapa tinggi dari gunung ini dikatakan oleh para ahli adalah perbuatan yang sia-sia. Pasalnya, setelah diteliti lebih lanjut, puncak gunung ini selalu tumbuh tinggi sekitar empat milimeter setiap tahunnya.
  
Para peneliti mengatakan bahwa awalnya benua India yang merupakan daratan independen ini bertabrakan dengan Asia, sehingga membentuk Himalaya hingga saat ini.Akan tetapi hal yang luput dari penelitian saat itu adalah lempeng benua yang bertabrakan tersebut ternyata masih bergerak dan mendorong pertumbuhan gunung yang lebih tinggi.

Peneliti dari Ekspedisi Millenium Amerika mengatakan bahwa pada tahun 1999, mereka telah menempatkan perangkat satelit global positioning di bawah puncak untuk mengukur pertumbuhannya.Hasilnya menakjubkan, ketinggian gunung ini dipastikan selalu berubah setiap tahunnya.

Dari 8.848 menjadi 8.850 meter, dan bukan hanya ukuran puncak yang terus tumbuh, namun pergerakan keseluruhan aktifitas gunung ini juga semakin berkembang.


6. Umur Everest Bukan 60 Juta, tapi Ratusan Juta Tahun

Banyak peneliti mengatakan bahwa sejarah Pegunungan Himalaya ini sudah ada sejak 60 juta tahun lalu, akan tetapi sejarahnya telah ada sejak ratusan tahun lamanya. Bebatuan kapur dan sedimen yang ada di puncak gunung pernah menjadi bagian dari lapisan sedimen di bawah permukaan laut berusia 450 juta tahun yang lalu.
  
Seiring berjalannya waktu, lantai lautan bebatuan tersebut bersama-sama terdorong ke atas dengan kecepatan hingga 11 cm per tahunnya.Hingga pada akhirnya sampai lah pada posisi saat ini di puncak gunung tertinggi di dunia tersebut. 

Formasi gunung ini mengandung fosil dari makhluk laut dan kerang yang sebelumnya berada di lautan luas.Seorang petualang, Noel Odell pertama kali menemukan fosil tertanam dalam bebatuan Everest pada tahun 1924.
  
Hal ini membuktikan bahwa puncak gunung adalah dasar laut yang terbentuk secara alami hingga saat ini. Spesimen bebatuan pertama dari gunung ini dibawa kembali oleh pendaki Swiss pada tahun 1956 dan tim pendaki Amerika pada tahun 1963.


7. Ada Sesosok Makhluk Incar Pendakian Anda di Everest

Ketika berada di atas ketinggian sekalipun, Anda tak luput dari pantauan hewan beracun ini, yang berada pada tekanan udara cukup rendah hingga bernapas pun sulit. Anda tetap tidak bisa bersembunyi dari serangan makhluk hidup ini. Euophrys omnisuperstes, atau yang lebih dikenal dengan laba-laba Himalaya dapat melompat dan bersembunyi di celah lereng gunung.

Persembunyian tersebut dilakukan untuk mengecoh para pendaki yang berada di gunung. Karena itulah, makhluk ini ditetapkan sebagai penghuni abadi gunung yang puncaknya berada di kawasan Tibet tersebut. Para pendaki mengaku telah melihat makhluk ini ketika berada di atas ketinggian 6.700 meter atau sekira 22 ribu kaki.

Laba-laba ini adalah spesies yang tergolong ke dalam famili Salticidae. Spesies ini juga merupakan bagian dari genus Euophrys dan ordo Araneae.Laba-laba yang banyak ditemui di kawasan Nepal ini memakan apapun serangga yang ada di sekitarnya.

Mereka hampir satu-satunya hewan yang berada secara permanen berbasis di ketinggian seperti burung. Akan tetapi, laba-laba ini termasuk ke dalam golongan hewan mematikan di dunia.




Sumber : http://kumpulan-berita-unik.blogspot.co.id/2014/06/fakta-menarik-tentang-gunung-everest.html#ixzz3n9AKxfXG

5 Fakta Menarik Tentang Mimpi, Harus Baca!

August 26, 2015 Add Comment
5 Fakta Menarik Tentang Mimpi, Harus Baca!Setiap orang pasti pernah mengalami mimpi. Mimpi seringkali dianggap sebagai bunga tidur. Tapi tak jarang juga ada orang yang mempercayai mimpi sebagai tanda-tanda jika akan ada sesuatu yang terjadi pada diri orang tersebut. Mimpi-mimpi tersebut sangat beragam, biasanya mmpi tersebut berisi tentang sesuatu yang baru saja terjadi orang yang mengalami mimpi.

Para peneliti telah melakukan penelitian tentang mimpi. Bahkan mereka telah menemukan beberapa fakta unik yang harus Anda ketahui seputar mimpi seperti orang buta juga bermimpi masih banyak yang lainnya. Untuk itu, baca fakta-fakta menarik tentang mimpi berikut ini.

1. Orang Buta Juga Bermimpi

Benarkah orang buta juga bermimpi? Ternyata penelitian tersebut menemukan fakta yang demikian. Orang yang buta sejak lahir ternyata juga mengalami mimpi saat tidurnya. Tetapi, mimpi mereka tidak sama dengan kita yang memiliki penglihatan normal.

Mereka hanya bermimpi dengan mendengar suara-suara saja. Memang sulit bagi orang normal untuk bisa memahami, tapi 'keinginan' tubuh untuk tidur dan bermimpi sedemikian kuatnya sehingga bisa mengatasi segala macam hambatan fisik manusia.

2. Semua Orang Bermimpi

Setiap orang pasti pernah mengalami mimpi dalam tidurnya, kecuali orang yang mengalami gangguan jiwa yang sangat parah. Pria dan Wanita mengalami mimpi yang berbeda dan memiliki reaksi fisik yang berbeda juga.

Laki-laki cenderung bermimpi tentang laki-laki lain sedangkan perempuan mimpinya cenderung berimbang tentang laki-laki atau perempuan lain.

3. Mimpi Mencegah Gangguan Emosi

Pada penelitian mengenai tidur baru-baru ini, percobaan pada orang yang dibangunkan pada awal mimpi tapi tetap diperbolehkan tidur 8 jam sehari, setelah 3 hari menjadi kehilangan konsentrasi, mudah marah, halusinasi dan tanda-tanda gangguan emosi lainnya.

4. Beberapa Orang Mimpi dengan Tema yang Itu-itu saja

Menurut penelitian 12% orang normal mimpinya selalu hitam-putih lainnya mimpinya bisa full color. Kita juga cenderung mengalami mimpi dengan "tema" yang sama, yaitu:

  • Mimpi di sekolah
  • Mimpi dikejar-kejar
  • Mimpi basah
  • Mimpi bisa terbang
  • Mimpi jatuh
  • Mimpi gigi copot
  • Mimpi gagal lulus ujian
  • Mimpi kecelakaan
  • Mimpi ketemu orang yang sudah mati
  • Dan lainnya

Pasti Anda pernah mengalami beberapa mimpi di atas kan?

5. Mimpi Sebenarnya Tidak Seperti yang Kita Lihat

Saat tidur, otak kita akan bekerja lebih kreatif. Dia akan menggali database memori kita sedemikan dalamnya sampai sering kita sendiri takjub dengan mimpi aneh kita, padahal mimpi tersebut datang dari hal yang sudah pernah kita alami sebelumnya. Bagaikan puisi, mimpi itu merupakan penggambaran simbolisasi yang sangat dalam. Itulah sebab mengapa banyak orang yang tertarik dengan buku tafsir mimpi.

 

Sumber: 
makintau.com

Fakta Unik Tangan Kidal

August 06, 2013 Add Comment
Kidal adalah suatu kebiasaan lebih dominan menggunakan tangan kiri untuk melakukan pekerjaan, seperti menulis, makan, atau melakukan pekerjaan yang berat menggunakan tangan.

Menurut The Left Handers Club, sebuah organisasi orang-orang kidal tak pernah menganggap bahwa kidal itu adalah sebuah kelainan, tapi sebaliknya, mereka malah menganggap kidal adalah sebuah keunikan.
 
Sampai saat ini, belum ada  dokter atau ilmuwan yang mengerti pasti apa penyebab kidal. Ada beberapa teori yang mencetuskan alasan kenapa seseorang bisa kidal, tapi kebenarannya belum teruji secara pasti.

Menurut Fabiola Priscilla Setiawan, M.Psi., psikolog anak dan remaja, kidal terjadi bila otak kanan seseorang lebih dominan dibanding otak kirinya.
 
“Otak kanan itu mengatur bagian tubuh sebelah kiri, sedangkan otak kiri mengatur tubuh sebelah kanan. Orang yang lebih nyaman menggunakan tubuh sebelah kiri, termasuk tangan kiri, berarti otak kanannya yang lebih dominan,” ujar psikolog yang akrab dipanggil Mbak Febi.

Gara-gara didominasi otak kanan, orang kidal jadi jauh lebih kreatif dibanding orang-orang yang biasa menggunakan tangan kanan. Otak kiri fungsinya mengatur hal-hal yang berhubungan dengan logika, sedangkan otak kanan mengatur hal-hal yang abstrak seperti seni, bahasa, musik, dan emosi.

“Itulah sebabnya, orang-orang yang kidal biasanya mahir menggambar. Jadi, tidak heran kalau banyak musisi, pelukis, aktor, dan seniman yang bertangan kidal,” kata psikolog yang berpraktek di Lembaga Psikologi Terapan UI ini.

Akibat otak kanan lebih dominan, anak-anak yang kidal juga biasanya punya daya khayal dan imajinasi yang tinggi, yang bikin mereka jadi lebih kreatif dibanding anak-anak bertangan kanan.

Bagaimana dengan kekurangannya?

“Anak yang kidal biasanya lebih sensitif. Mereka juga cenderung kurang percaya diri, apalagi jika lingkungannya tidak menerima dia sebagai orang kidal. Penelitian menunjukkan jika kompetensi orang yang kidal dan orang yang “normal” itu sebenarnya sama kok,” Mbak Febi menegaskan.

 
Tetap Kidal
Kalau Anda kidal, jangan sekali-kali berusaha untuk berubah jadi right-hander alias pengguna tangan kanan. Termasuk kalau disuruh oleh orang tua atau guru. Bila dipaksakan, efeknya justru bakal tidak bagus buat Anda, baik secara psikologis maupun secara prestasi. 
Mbak Febi berikan contoh lewat pengalaman pribadinya, “Waktu SD prestasi saya bagus, selalu masuk rangking. Tapi begitu duduk di kelas empat, saya tidak diijinkan masuk kelas jika saya tidak belajar pake tangan kanan, termasuk nulis pake tangan kanan. Itu sulit sekali untuk saya. Nulis jadi lambat, mikir juga jadi tidak konsen. Apalagi jika guru  mendikte catatan atau berikan soal. Sejak itu, prestasi saya langsung drop,” ungkap Mbak Febi.
 
Si kidal yang maksain berubah jadi “normal” juga biasanya jadi lebih gampang cemas, tidur terganggu, tidak percaya diri, bahkan bisa jadi gagap.
 
“Iya, ini biasanya terjadi pada anak yang sering diingatkan dengan cara yang keras, misalnya dibentak, untuk menggunakan tangan kanan. Akibatnya dia jadi waswas, mau melakukan apapun jadi serba takut”.

Kasus ini juga dialami oleh Raja Inggris King George VI yang jadi gagap dan dyslexia akibat dipaksa menggunakan tangan kanan, padahal dia aslinya adalah seorang kidal.

Berikut, ada fakta-fakat menarik lainnya tentang tangan kidal:
1. Menurut statistik, dari sebuah populasi, 15%-nya termasuk kidal. Pria biasanya dua kali lebih cenderung kidal daripada wanita.
 
2. Orang kidal memiliki kemungkinan lebih besar untuk mejadi jenius. 20% dari jumlah anggota organisasi MENSA, sebuah organisasi untuk orang-orang dengan IQ tertinggi sedunia, dilaporkan kidal.
 
3. Jika Kamu pria, kidal, dan sedang kuliah, maka diperkirakan Kamu akan 15% lebih kaya daripada pria yang tidak kidal. Nah, kalau sampai tamat kuliah, pria kidal akan 20% lebih kaya!
 
4. Walau begitu orang kidal memiliki kecendrungan lebih tinggi untuk kecanduan alkohol.
 
5. Jika kedua orangtua kidal, maka ada kemungkinan 50% keturunan mereka juga akan kidal. Sementara jika kedua orangtua tidak kidal, kemungkinan tadi akan turun menjadi 2% saja.
 
6. Psikolog dari Universitas Queen di Belfast menyatakan bahwa kucing betina cenderung tidak kidal, sementara kucing jantan cenderung kidal (siapa sangka, kucing bisa kidal juga!).
 
7. Entah mengapa, namun orang kidal katanya lebih tidak suka buku berjilid spiral dibanding yang tidak kidal.
 
8. Orang kidal dapat merespon stimulasi (rangsangan) dengan lebih baik sehingga kebanyakan orang kidal jago bermain game.
 
9. Semakin tua seorang Ibu saat melahirkan, semakin besar kemngkinan anaknya lahir kidal.
 
10. 4 dari 5 desainer komputer Mac dilaporkan kidal.
 
11. Menurut sebuah penelitian, orang kidal hidupnya 9 tahun lebih pendek dari yang tidak kidal.
 
12. Orang kidal cenderung lebih atletis, memiliki kesadaran yang lebih spasial dan berpikir lebih cepat.
 
13. Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh Dr Alan Searleman dari St Lawrence University di New York, menunjukkan bahwa orang kidal mampu mendukung sisi kiri tubuhnya untuk semua kegiatan fisik. Orang kidal juga dua kali lebih terampil dalam pemecahan masalah dan memiliki IQ lebih tinggi dari orang yang aktif dengan tangan kanan.
 
14. Orang dengan tangan kidal relatif lebih cerdas dari pada bukan kidal (Guardian UK)
 
15. Orang Kidal lebih mudah mengontrol emosi dibandingkan bukan kidal (National Geographic)
 
16. Jumlah orang Kidal meningkat pesat setelah tahun 1910 (BBC)
 
17. orang Kidal jumlah sampai saat ini sekitar 10% dari seluruh populasi dunia (National Geographic)

Fakta Menarik Kumbang Titan, Serangga Terbesar di Dunia

July 23, 2013 Add Comment
Nama ilmiahnya Titanus giganteus atau lazim disebut dengan kumbang titan (titan beetle). Habitatnya menyebar di Amerika Selatan, mulai dari Brasil, Bolivia, Kolombia, Ekuador, hingga Peru. Ada beberapa fakta yang menarik untuk diketahui soal serangga terbesar di dunia ini.
frankfiedler.com
1. Ukurannya bisa mencapai panjang sekitar 16,7 sentimeter.
 
2. Sebagai kumbang berukuran besar tentu sangat kuat. Misalnya saja, titan bisa mematahkan pensil jadi dua bagian. Namun, serangga ini tidak termasuk berbahaya bagi manusia kecuali Anda menerornya sedemikian rupa.
 
3. Kumbang jantan tidak makan sampai mereka dewasa. Energi yang ia butuhkan untuk tumbuh dan terbang mencari jodoh dikumpulkannya saat masih menjadi pupa.
 
animal.memozee.com
4. Karena ukuran dan bobot yang besar, kumbang titan jantan tidak bisa terbang. Mereka hanya memanjat dan meluncur di pepohonan, seolah-olah terlihat seperti terbang.
 
5. Kumbang titan merupakan komoditas yang menggiurkan. Seekor kumbang titan bisa dijual dengan harga Rp 5 juta. Banyak wisatawan berani merogoh kocek dalam-dalam hanya untuk melihat binatang ini.









 
Sumber:
tempo.

Fakta Menarik Tentang Hula Hoop

July 23, 2013 Add Comment
Hula hoop, permainan menggunakan alat seperti gelang besar dan diputar sambil badan bergoyang mengikuti gerakannya agar tak jatuh, sudah dikenal banyak orang. Selain digemari anak-anak, hula hoop makin populer sebagai alat olah raga pelangsing tubuh.
Namun, sudah tahukah Anda asal-muasalnya, mengapa disebut hula hoop, dan bagaimana kisahnya hingga begitu mendunia? 6 fakta di bawah ini akan menjawabnya.
cmon.org
 
1.Hulahop adalah mainan berbentuk yang berputar di sekitar pinggang, tungkai atau leher. Hulahop untuk anak-anak umumnya berukuran diameter sekitar 28 inci, dan untuk orang-orang dewasa sekitar 80 inci. Bahan tradisional pembuat hulahop ini biasanya adalah semak dedalu, rotan, ranting anggur dan rerumputan kaku. Sekarang biasanya terbuat dari pipa plastik.


2.Konon menurut penelitian para ahli hulahop adalah permainan anak-anak yang sudah berasal dari ribuan tahun yang lalu. Anak-anak yang berasal dari Mesir kuno bahkan dari Yunani kuno telah bermain dengan menggunakan hulahop sejak 3000 tahun yang lalu. Suku Indian di Amerika juga telah memakai hulahop sebagai permainan anak-anak yang dapat menguji ketepatan memanah dan menombak sasaran. Pada kemudian hari, hulahop mulai banyak digunakan oleh orang dewasa untuk menjaga tubuh agar selalu bugar.


3.Hulahop terdiri dari kata hula yang berasal dari para pelaut yang mengunjungi Hawaii. Pemakaian kata hula dikarenakan para pelaut itu melihat bahwa terdapat kesamaan dari tarian hula-hula yang berasal dari Hawaii dengan cara bermain hulahop sendiri.


4.Pada awalnya hulahop dibuat dari rotan atau kayu. Karena adanya perkembangan jaman, pada tahun 1957, dibuatlah hulahop pertama yang terbuat dari plastik. Hulahop jenis ini banyak disukai dan langsung sukses bahkan hanya dalam beberapa bulan saja hulahop dari plastik ini dapat terjual hingga 100 juta buah.
pattiesprimaryplace
5.Pada tahun 1957, sebuah perusahaan Australia mulai membuat ring dari kayu untuk dijual di toko-toko eceran. Alat ini menarik perhatian Wham-0, sebuah bibit perusahaan mainan dari California. Richard P. Knerr dan Arthur K. Melin, dari Wham-O, mulai memproduksi ring dari bahan plastik dalam berbagai warna-warna cerah. 
Knerr dan Melin dipromosikan selama berbulan-bulan pada tahun 1958 di sebuah taman bermain di selatan California di mana mereka akan melakukan demonstrasi dan memberikan ring secara cuma-cuma agar anak-anak dapat belajar dan bermain. 
 Ketekunan mereka membuat ”Hulahop” menjadi sebuah trend terbesar di negara-negara seluruh dunia yang pernah ada. Dua puluh lima juta item telah terjual dalam empat bulan! ”The Hulahop” diperkenalkan pada tahun 1958 dan membuat kedua orang itu menjadi sangat kaya.


6.Hulahop telah berkembang dari sekedar permainan anak-anak saja kemudian menjadi alat olahraga. Hulahop mulai dipertandingkan secara resmi. Dalam perlombaan ini, para peserta dinilai berdasarkan penampilan mereka. Penampilan ini dibagi menjadi gaya bebas dan gaya wajib.
Sumber:

Semut Bisa Mendeteksi Gempa?

April 17, 2013 Add Comment
Secanggih apapun peralatan siaga bencana, belum ada yang bisa mendeteksi terjadinya gempa bumi. Gempa baru diketahui ketika getarannya sudah terasa. Rupanya, kita masih kalah dengan semut merah. Hewan sekecil itu saja bisa mendeteksi gempa.

Sebuah penelitian di Jerman yang dikepalai Gabriele Berberich dari University Duisburg-Essen, Jerman, menemukan perubahan perilaku semut ketika gempa bumi akan terjadi. Para peneliti tersebut mengamati perilaku semut merah hutan (red wood ant).
 
flickriver.com
 
Gelagat bakal terjadinya gempa bisa diketahui dari "kegelisahan" para semut ini, terlihat dari dilanggarnya pola hidup diurnal (aktif di siang hari untuk mengumpulkan makanan dan beraktivitas, kemudian istirahat di malam hari).

Namun, ketika gempa akan terjadi, koloni semut merah ini akan terus terjaga sepanjang malam di luar sarang mereka sekalipun situasi ini membuat mereka rentan diserang pemangsa. Saat gempa usai, perilaku normal akan kembali meskipun tak serta-merta. Dalam penelitian itu, perilaku semut merah terpantau normal sehari setelah gempa berlalu.

 
Rekaman tiga tahun

Gabriele Berberich dan tim penelitinya mengamati perilaku semut merah di habitat aslinya di hutan. Penelitian dilakukan selama tiga tahun pada 2009-2012. Selama periode penelitian, perilaku semut merah direkam dalam video, 24 jam sehari.

Dalam rentang waktu penelitian, tercatat ada 10 kali gempa dengan kekuatan berkisar 2-3,2 skala Richter (SR). Dari peristiwa inilah, para peneliti menemukan perubahan perilaku setiap kali gempa bakal terjadi, yang itu pun hanya terjadi untuk gempa dengan kekuatan melebihi 2 SR. Gempa 2 SR juga merupakan kekuatan getaran terkecil yang bisa dirasakan manusia.

 
Tumpukan sarang semut merah (red wood ant) seperti ini 
banyak terdapat dalam hutan di negara-negara 4 musim / wildlifenorthamerica.com
 
 
Saat menjelaskan hasil kajiannya di pertemuan tahunan European Geosciences Union di Vienna, Austria, Berberich menjelaskan perubahan perilaku semut sebelum gempa bumi diduga ada kaitannya dengan reseptor yang mereka miliki. Perubahan perilaku ini juga dikaitkan dengan berubahnya emisi gas atau medan magnet bumi yang terjadi di habitat semut ketika gempa terjadi.

Berberich mengatakan, semut merah hutan memiliki dua reseptor. Keduanya ialah reseptor kimi (chemoreceptor) untuk mendeteksi kadar karbon dioksida dan reseptor magnet (magnetoreceptor) untuk "memantau" medan elektromagnet.

"(Namun) kami belum yakin mengapa atau bagaimana mereka bereaksi pada rangsangan atau stimulus yang muncul," ujar Berberich sebagaimana dikutip OurAmazingPlanet. Karena itu, dia dan tim penelitinya berencana memperdalam kajian ini di wilayah dengan aktivitas kegempaan lebih tinggi untuk melihat reaksi semut-semut merah terhadap gempa yang lebih besar.






 
 
Sumber:
kompas.