Fenomena Rantai Makanan Terbalik: Katak Makan Ular

February 13, 2015
Seorang pria di Katherine, Australia bagian utara, mengaku telah menemukan fenomena rantai makanan terbalik, yakni seekor katak yang memakan ular.

Pria bernama Adam Buzzo itu tengah berada di rumahnya di kawasan Stuart Park, sekitar delapan kilometer sebelah utara kota Katherine, ketika ia mendengar anjingnya menyalak di luar rumah.

Ia pun ke luar rumah dan menemukan sesuatu yang cukup mengejutkan; seekor katak hijau dengan ular berkepala jingga setengah badan yang mencuat keluar dari mulut katak.


"Saya melihat katak itu dan pergi mengambilnya, lalu meletakkannya di pot tanaman, kemudian saya melihat ular di mulutnya," kata Buzzo seperti dikutip ABC Australia.

"Saya belum pernah melihat katak makan ular. Saya pikir ini bukan sesuatu yang Anda lihat sehari-hari, dan saya harus mengabadikannya dalam foto," ujarnya.

Sementara itu, Greg Smith dari Taman Nasional Wilayah Utara Australia, mengatakan, ular berkepala jingga adalah ular yang berbisa dan bisa membunuh katak hijau. Menurutnya, ular ini bisa melingkarkan tubuh seperti cincin, yang juga beracun.

Meski demikian, katak hijau itu beruntung karena bisa bertahan hidup. Buzzo mengatakan, binatang itu masih berkeliaran di pekarangan rumahnya.

Tree frog and snake

Jadi bagaimana ular bisa dimangsa oleh katak? Smith menyebut, ular itu jelas masih berusia muda. "Katak itu pasti menangkapnya saat lengah dan si ular lalu menyerah."

"Katak hijau makan apa pun yang mereka bisa. Jika ia bergerak, ia akan ambil apa saja," imbuhnya.

Ular berkepala oranye dapat tumbuh hingga sepanjang 70 sentimeter dan melingkarkan tubuhnya seperti cincin selebar 60 sentimeter


Sumber :

Share this

Lahir di Padang, Sumatera Barat pada akhir tahun 1993, blogger rupawan ini lebih dikenal dengan nickname hideatsa. Memiliki kredibilitas yang mumpuni dalam bidang copy-paste. Meskipun tampan, ia juga baik hati dan tidak sombong.

Related Posts