Binatang-Binatang Marsupial Asli Indonesia

March 27, 2010
Marsupial adalah sebutan untuk mamalia yang betinanya memiliki marsupium (kantong perut) seperti Kanguru dan Koala. Nah, jika kanguru dan koala pada umumnya berasal dari Australia, kali ini kita akan membahas hewan-hewan marsupial yang berasal dari negara kita sendiri, Indonesia. Berikut ini adalah beberapa jenis hewan marsupilia yang asli berasal dari Indonesia.

1. Kuskus Beruang / Kuse (Ailurops ursinus)


Kuskus Beruang atau Kuse (Ailurops ursinus) adalah salah satu dari dua jenis kuskus endemik di Sulawesi. Panjang badan hingga kepala kuse adalah 56 cm, panjang ekornya 54 cm, dan beratnya dapat mencapai 8 kg.

Kuse memiliki ekor yang prehensil, yaitu ekor yang dapat memegang dan biasa digunakan untuk membantu berpegangan pada waktu memanjat pohon yang tinggi.



2. Kuskus Berbintik-Bintik (Spilocuscus Maculatus)

Kuskus berbintik-bintik, atau Spilocuscus maculatus, lazim terdapat di daerah dataran rendah Papua. Warna bulu kulitnya bervariasi dari putih bersih hingga coklat muda.

Daging kuskus dihargai tinggi oleh penduduk Kamoro sedangkan kulitnya dipakai mereka sebagai hiasan kepala khusus oleh pemimpin-pemimpin penting. Kuskus dapat dijinakkan bila dipelihara dan dibesarkan di pemukiman warga.



3. Kuskus Tanah (Phalanger Gymnotis)


Kuskus yang satu ini terdapat di kepulauan Aru Irian Jaya, status kelangkaan hewan Indonesia satu ini masih termasuk dalam 'Least Concern' yang artinya masih terbilang aman, belum terancam punah.


4. Bandicoot (Echympyra)



Echympyra berada dalam satu famili dengan Peroryctidae, tergolong jenis bandicoot yang secara umum lebih dikenal dibanding bandicoot jenis lainnya. Hewan ini berhabitat di Papua dan juga Australia.

5. Tikus Raksasa Mallomy


Hewan ini adalah salah satu dari dua spesies binatang langka yang berhasil diungkap oleh para ilmuwan di kawasan Pegunungan Foja Papua dalam ekspedisi kedua kalinya. Pada gambar diatas, ahli mamalia Martua Sinaga terlihat sedang memegang seekor tikus raksasa yang memiliki bobot sekitar 1,4 kg.


6. Pygmy Possum (Cercartetus nanus)



Pygmy Possum adalah salah satu hewan berkantung terkecil di dunia yang juga di temukan di kawasan Pegunungan Foja Papua. Hewan ini memiliki panjang tubuh di kisaran 5-12 cm dan beratnya hanya di kisaran 10 hingga 50 gram.



7. Thylogale Brunii (Dusky Pademelon)


Merupakan jenis kangguru terkecil yang ada di dunia. Beratnya antara 3-6 kilogram, tetapi ada juga yang 10 kilogram. Panjang tubuhnya sekitar 90 sentimeter dengan lebar sekitar 50 sentimeter.

Satwa langka yang dilindungi ini adalah hewan endemik Papua, dan hanya terdapat di Papua di kawasan dataran rendah di hutan-hutan di wilayah Selatan Papua, dan Papua Niugini.

Di Indonesia Thylogale brunii terdapat antara lain di Taman Nasional Wasur (Kabupaten Merauke) dan Taman Nasional Gunung Lorentz (Mimika). 


8. Thylogale brownii (Brown’s pademelon)


Selain di Papua, binatang ini juga terdapat di Papua New Guinea. Memiliki ekor tebal dan pendek, berbulu lebat. Bagian atas coklat abu-abu dan warna kemerahan di bagian perutnya. Cincin di sekitar mata dan area di belakang telinga kemerahan. Panjang dari kepala hingga badan 550-630 mm, panjang ekor 320-415 mm dan berat 9 kg untuk pejantan dan 5,8 kg untuk betinanya.



9.  Kanguru Pohon Mantel Emas (Dendrolagus Pulcherrimus)


Merupakan sejenis kanguru pohon yang hanya ditemukan di hutan pegunungan pulau Irian. Spesies ini memiliki rambut-rambut halus pendek berwarna coklat muda.

Leher, pipi dan kakinya berwarna kekuningan. Sisi bawah perut berwarna lebih pucat dengan dua garis keemasan dipunggungnya. Ekor panjang dan tidak prehensil dengan lingkaran-lingkaran terang.

Kanguru-pohon Mantel-emas merupakan salah satu jenis kanguru-pohon yang paling terancam kepunahan diantara semua kanguru pohon. Spesies ini telah punah di sebagian besar daerah habitat aslinya.



10. Kanguru Pohon Goodfellow (Dendrolagus Goodfellowi)


Disebut Kanguru-Pohon Goodfellow (
Goodfellow’s Tree-kangaroo) atau Kanguru-pohon Hias. Merupakan jenis kanguru pohon yang paling sering ditemui. Penampilan Kanguru-pohon Hias serupa dengan Kanguru pohon Mantel-emas.

Perbedaannya adalah Kanguru-pohon Mantel-emas memiliki warna muka lebih terang atau merah-muda, pundak keemasan, telinga putih dan berukuran lebih kecil dari Kanguru-pohon Hias. Beberapa ahli menempatkan Kanguru-pohon Mantel-emas sebagai subspesies dari Kanguru-pohon Hias. Kulit tubuhnya berwarna cokelat sawo matang dan banyak terdapat di hutan hujan di pulau Papua.





Sumber:

alamendah.org

Share this

Lahir di Padang, Sumatera Barat pada akhir tahun 1993, blogger rupawan ini lebih dikenal dengan nickname hideatsa. Memiliki kredibilitas yang mumpuni dalam bidang copy-paste. Meskipun tampan, ia juga baik hati dan tidak sombong.

Related Posts